Pendukung Teori Konspirasi Corona dan Anti Lockdown Demo di Jerman

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Minggu, 17 Mei 2020 15:19 WIB
Pendemo di Jerman menolak pemakaian masker yang dianggap percuma (AFP)
Foto: Pendemo di Jerman menolak pemakaian masker yang dianggap percuma (AFP)
Berlin -

Ribuan orang di Jerman turun ke jalan untuk menyatakan protes atas penanganan wabah Corona. Mereka didominasi oleh pendukung anti lockdown, penganut teori konspirasi hingga kaum antivaksin.

Seperti dilansir dari AFP, Minggu (17/5/2020) awalnya aksi demonstrasi ini dimulai oleh segelintir pengunjuk rasa yang mengutuk pembatasan sosial atas kegiatan publik untuk menghentikan penularan virus Corona. Demonstrasi telah membengkak dalam beberapa pekan terakhir menjadi kumpulan ribuan orang di kota-kota besar Jerman.

Sejumlah besar pengunjuk rasa terdiri dari mereka yang anti-lockdown, penangut teori konspirasi, kaum antivaksin atau ekstremis. Mereka berkumpul di Jerman lagi pada hari Sabtu (16/5), lebih dari 5.000 orang berkumpul di Stuttgart. Kemudian ada 1.500 orang berdemo di Frankfurt dan sekitar 1.000 di Munich.

"Corona itu palsu", klaim salah satu poster yang dipegang tinggi-tinggi oleh salah seorang pendemo di Stuttgart. "Isolasi, Masker, Pelacakan, Vaksin - itu tidak jalan", seru yang lain.