Kanada-AS Perpanjang Pembatasan Perjalanan di Batas Negara Hingga 21 Juni

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Kamis, 14 Mei 2020 00:54 WIB
From January 1 to February 21, a total of about 4,000 people coming from the US filed refugee claims in Canada, up from 2,500 during the same period last year (AFP Photo/Don EMMERT)
Ilustrasi (Foto: AFP Photo/Don EMMERT)
Ottawa -

Perbatasan Kanada-Amerika Serikat (AS) tampaknya akan memperpanjang larangan perjalanan yang tidak penting hingga 21 Juni 2020. Kebijakan itu untuk mencegah penyebaran virus Corona.

Dilansir Reuters, Rabu (13/5/2020) AS dan Kanada sepakat untuk membatasi akses perjalanan di perbatasan kedua negara pada 18 April lalu. Mereka berencana akan memperpanjang pembatasan selama 30 hari ke depan.

Kanada meminta perpanjangan 30 hari dan hampir pasti bahwa Washington akan menyetujui proposal tersebut.

Pada Selasa (12/5) waktu setempat, Perdana Menteri Justin Trudeau mengatakan Kanada sedang "mencari langkah yang tepat" untuk memastikan virus tidak akan disebarkan oleh orang yang melintas di perbatasan kedua negara tersebut. Namun Justin tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Di Washington, seorang pejabat AS membenarkan bahwa kedua pihak telah sepakat untuk perpanjangan 30 hari. Sementara perbatasan utara AS masih dibatasi hingga saat ini. Para pejabat hanya mengizinkan perjalanan perdagangan.

Perpanjangan pembatasan itu mengingat kasus COVID-19 terus meningkat di kedua negara. Saat ini pimpinan kedua negara sedang mengkoordinasikan dan menentukan kapan waktu yang tepat untuk membuka kembali semua bisnis.

(lir/lir)