Rusia Setop Pemakaian Ventilator yang Diyakini Jadi Penyebab Kebakaran RS

Rusia Setop Pemakaian Ventilator yang Diyakini Jadi Penyebab Kebakaran RS

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Rabu, 13 Mei 2020 17:17 WIB
Rusia Setop Pemakaian Ventilator yang Diyakini Jadi Penyebab Kebakaran RS
Foto: RS di Rusia yang terbakar (AP Photo/Dmitry Lovetsky)
Moskow -

Rusia menyetop penggunaan ventilator yang diyakini menjadi penyebab kebakaran di rumah sakit yang menangani para pasien Corona. Kebakaran itu menewaskan enam pasien.

Seperti dilansir dari AFP, Rabu (13/5/2020) Layanan Federal untuk Pengawasan Kesehatan (Roszdravnadzor) Rusia "telah menghentikan penggunaan di wilayah Rusia ... Ventilator Aventa-M yang diproduksi mulai 1 April 2020" oleh pabrik Ural. Pabrk ini merupakan bagian dari konglomerat negara Rostec.

Roszdravnadzor menjelaskan, perangkat itu digunakan untuk merawat pasien di rumah sakit di Moskow dan Saint-Petersburg, tempat terjadinya kebakaran pekan lalu.

Kebakaran di rumah sakit Spasokukotsky di Moskow menewaskan satu orang pekan lalu. Sementara kobaran api di fasilitas medis di Saint Petersburg, Selasa (12/5) menewaskan lima orang.

Wakil Perdana Menteri Rusia yang mengawasi layanan kesehatan, Tatiana Golikova, mengatakan Selasa (12/5) bahwa aparat sedang menyelidiki kebakaran itu.

Sebelumnya pada bulan lalu, Rostec menyatakan bahwa pabrik-pabriknya akan menghasilkan 6.711 ventilator untuk merawat pasien virus Corona. Meskipun tidak jelas berapa banyak di antaranya yang merupakan model Aventa-M.

Ventilator ini juga termasuk dalam bagian pengiriman bantuan Rusia ke Amerika Serikat pada 1 April lalu.

Namun juru bicara Badan Manajemen Darurat Federal AS yang menerima pasokan, mengatakan kepada kantor berita agensi TASS bahwa ventilator itu belum digunakan.

Halaman 2 dari 2
(rdp/ita)


Berita Terkait