Imbas Corona, Kanada Pulangkan 2 Panda ke China

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 13 Mei 2020 15:22 WIB
Giant Panda climbs in a tree
Ilustrasi (iStock)
Ottawa -

Dua ekor panda raksasa yang ada di Kebun Binatang Calgary, Kanada, akan dipulangkan ke China karena kekurangan pasokan bambu untuk makanan keduanya. Pasokan bambu biasanya diterbangkan langsung dari China, namun pandemi virus Corona (COVID-19) mengganggu penerbangan yang membawa pasokan itu.

Seperti dilansir CNN, Rabu (13/5/2020), dua ekor panda bernama Er Shun dan Da Mao itu seharusnya berada di Kanada hingga tahun 2023 sebagai bagian dari kesepakatan 10 tahun antara Kanada dan China. Namun pihak kebun binatang memutuskan untuk memulangkan dua ekor panda itu lebih awal, di tengah kekhawatiran bahwa penundaan pengiriman pasokan bambu akan semakin buruk dengan mulai munculnya gelombang kedua virus Corona di China.

Makanan untuk panda hampir seluruhnya terdiri atas bambu segar. Menurut Kebun Binatang Calgary, satu ekor panda biasanya mengonsumsi sekitar 40 kilogram bambu setiap harinya. Sebagian besar bambu yang dikonsumsi Er Shun dan Da Mao sebelum pandemi virus Corona merajalela, diterbangkan langsung ke Calgary, Kanada dari China. Namun penerbangan itu kini dibatalkan.

Pihak kebun binatang telah berupaya mencari pemasok bambu lainnya untuk memberi makan panda-panda itu, namun menghadapi masalah logistik. Dikhawatirkan juga bahwa pemasok baru nantinya akan mengalami masalah mendadak, yang bisa berujung pada kosongnya persediaan bambu untuk panda itu.

"Kami meyakini tempat terbaik dan teraman untuk Er Shun dan Da Mao pada masa-masa sulit dan belum pernah terjadi sebelumnya ini adalah di mana bambu berlimpah dan mudah diakses," tutur Presiden dan CEO Kebun Binatang Calgary, Dr Clement Lanthier, dalam pernyataannya.

"Ini adalah keputusan yang sangat sulit untuk diambil tapi kesehatan dan kesejahteraan hewan yang kita cintai dan kita rawat selalu menjadi yang pertama," imbuhnya.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2