Lockdown Dilonggarkan, India Mulai Izinkan Kereta Beroperasi Terbatas

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Selasa, 12 Mei 2020 14:52 WIB
Para pekerja di Ahmedabad pulang kampung dengan menyusuri rel kereta api (AP News)
Foto: Para pekerja di Ahmedabad pulang kampung dengan menyusuri rel kereta api (AP News)

Terperangkap aktivitas perpindahan besar-besaran, pemerintah Perdana Menteri Narendra Modi kini semakin mencari cara untuk mengurangi lockdown. Baru-baru ini pemerintah memerintahkan kereta api khusus untuk membawa pekerja migran, pelajar dan lainnya yang terlantar akibat lockdown ke kampung halaman mereka setelah mendapat tekanan dari oposisi atas eksodus migran.

"Kita memiliki dua tantangan - untuk mengurangi tingkat penularan penyakit, dan untuk meningkatkan aktivitas publik secara bertahap," kata Modi.

Modi mengatakan upaya saat ini adalah untuk menghentikan penyebaran COVID19 di daerah pedesaan yang luas di India dan menekankan bahwa jarak sosial tetap menjadi "senjata terbesar" terhadap virus sampai vaksin ditemukan.

India telah mengkonfirmasi 70.756 kasus infeksi virus Corona termasuk 2.293 kematian. Tetapi para ahli percaya bahwa angka sebenarnya jauh lebih besar. Hampir seperlima dari infeksi yang dikonfirmasi di India adalah orang-orang dari kota padat penduduk di Mumbai, New Delhi, Pune dan Ahmedabad, yang juga merupakan pusat utama kegiatan ekonomi.


(rdp/ita)