Round-Up

Kasus Baru COVID-19 di China Muncul Setelah Sebulan Nihil Corona

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 12 Mei 2020 06:36 WIB
Warga Wuhan
Ilustrasi situasi di Kota Wuhan saat wabah COVID-19 (Foto: Getty Images)

Untuk diketahui, otoritas China mencatat kasus tanpa gejala dan kasus dengan gejala secara terpisah. China tidak memasukkan kasus tanpa gejala dalam penghitungan keseluruhan kasus yang dikonfirmasi yang saat ini mencapai 82.918.

Tidak ada tambahan kematian sepanjang Minggu (10/5) waktu setempat, sehingga jumlah korban meninggal masih ada di angka 4.633 orang. Otoritas China secara nasional melaporkan tidak ada kematian baru akibat virus Corona dalam sebulan terakhir.

Kembali munculnya kasus baru virus Corona di China terjadi saat Amerika Serikat (AS) dan kebanyakan negara Eropa juga mulai melonggarkan pembatasan. Para pakar kesehatan memperingatkan bahwa terlalu cepat kembali ke situasi normal bisa memicu gelombang kedua virus Corona. Menurut para pakar, pembatasan harus tetap diberlakukan hingga vaksin untuk virus Corona ditemukan.

Virus Corona diketahui pertama muncul di Wuhan pada akhir tahun lalu, kemudian menyebar luas di kota tersebut dan Provinsi Hubei hingga menewaskan ribuan orang dan menginfeksi puluhan ribu orang. Pandemi virus Corona kini merajalela ke berbagai negara.

Otoritas Kota Wuhan pun memberlakukan pembatasan ketat terhadap perjalanan dan pergerakan warga yang dianggap sukses mengendalikan penyebaran virus Corona. Beberapa pekan terakhir, pembatasan itu mulai diperlonggar setelah jumlah kasus baru terus menurun.

Halaman

(mae/aik)