Bentrokan Saat Bagi-bagi Sembako di Afghanistan, 6 Orang Tewas

Matius Alfons - detikNews
Minggu, 10 Mei 2020 05:35 WIB
Ilustrasi: pembunuhan, mayat, bunuh diri, garis polisi, police line
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Afghanistan -

Insiden bentrokan mematikan terjadi saat acara bagi-bagi donasi bahan makanan terkait virus Corona di pusat provinsi Ghor, Afghanistan. Sebanyak 2 petugas polisi dan 4 warga tewas akibat bentrokan tersebut.

Seperti dilansir AFP, Minggu (10/5/2020), ratusan orang berkumpul di luar kantor Gubernur Provinsi Firozkoh. Saat itu, Kelompok Qatari sedang membagikan bantuan makanan kepada masyarakat.

Namun tiba-tiba sejumlah orang yang tengah mengantri protes setelah menerima bantuan tersebut. Mereka merasa bantuan tersebut tidak adil.

"Mereka merasa adanya distribusi makanan yang tidak adil kepada keluarga miskin," kata Wakil Kepala Dewan Provinsi Ghor, Abdul Rahman Akshan.

Dia menyebut para masyarakat yang protes tersebut berusaha masuk ke kantor gubernur. Namun upaya tersebut dihadang pihak kepolisian hingga terjadi bentrokan.

Para pejabat terkait menyalahkan para demonstran atas kekerasan yang terjadi hingga menyebabkan enam orang tewas.

"Para pemrotes menembaki polisi," kata juru bicara pemerintah provinsi, Aref Haber.

"Empat warga sipil, termasuk seorang karyawan radio lokal dan dua polisi tewas," sambungnya.

Dia menyebut sebanyak 19 orang luka-luka akibat insiden tersebut. Dia mengatakan para pengunjuk rasa juga memukuli personil keamanan, dan penyelidikan atas insiden itu sedang berlangsung.

Sementara itu, Kementerian Dalam Negeri Afghanistan juga mengkonfirmasi kejadian yang menewaskan sejumlah orang tersebut. Dia menyebut saat itu sejumlah pria bersenjata ilegal masuk ke gerombolan masyarakat dan menembaki gedung pemerintah.

"Beberapa pria bersenjata ilegal di gerombolan menyerang gedung pemerintah," ucap salah satu pihak Kementerian.

(maa/maa)