Bocah di New York Meninggal Akibat Penyakit Langka Diyakini Terkait Corona

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 09 Mei 2020 11:14 WIB
Jumlah kematian akibat virus Corona di Amerika Serikat terus bertambah drastis. Bahkan dalam waktu 24 jam terakhir, 4.491 kematian dilaporkan di negeri itu.
Ilustrasi (AP PHOTO)

Kasus semacam ini pertama dilaporkan di Inggris, Italia, dan Spanyol. Dinas Kesehatan Nasional Inggris (NHS), bulan lalu, memperingatkan bahwa sejumlah kecil anak yang terinfeksi virus Corona jug mengalami 'sindrom toxic shock dan penyakit Kawasaki yang tidak lazim'.

Para ilmuwan masih berupaya menentukan apakah sindrom ini benar-benar terkait dengan virus Corona, karena tidak semua anak-anak yang mengalaminya dinyatakan positif virus Corona.

Situasi ini memicu kekhawatiran baru bagi para orang tua, yang sebelumnya merasa tenang setelah dinyatakan bahwa anak-anak bisa terinfeksi virus Corona namun hanya sedikitnya yang parah dan bahkan berujung kematian. "Ini akan menjadi kabar yang sangat menyakitkan dan akan membuka babak baru yang sungguh berbeda," sebut Cuomo.

Halaman

(nvc/jbr)