Catat 92 Ribu Lebih Kasus Corona, Moskow Perpanjang Lockdown

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 08 Mei 2020 08:51 WIB
A man shows his digital ID to a police officer in downtown Moscow on May 6, 2020, amid the spread of the new coronavirus COVID-19. (Photo by Alexander NEMENOV / AFP)
Seorang warga Moskow menunjukkan izin digital yang dimilikinya kepada polisi saat dia beraktivitas di luar rumah di tengah lockdown virus Corona (AFP/ALEXANDER NEMENOV)
Moskow -

Otoritas Moskow di Rusia memperpanjang langkah lockdown hingga akhir Mei mendatang. Perpanjangan diumumkan saat Rusia mencatat lebih dari 11 ribu kasus baru virus Corona (COVID-19) dalam 24 jam.

Seperti dilansir AFP, Jumat (8/5/2020), Wali Kota Moskow, Sergei Sobyanin, mengumumkan perpanjangan lockdown di wilayahnya pada Kamis (7/5) waktu setempat. Ditegaskan Sobyanin bahwa kini setiap warga wajib memakai masker dan sarung tangan saat menggunakan transportasi umum.

"Aturan isolasi mandiri untuk warga akan diperpanjang hingga 31 Mei," tegas Sobyanin via blog-nya. "Masih terlalu dini untuk membuka restoran, bioskop dan fasilitas olahraga," imbuhnya.

Ditekankan oleh Sobyanin bahwa perusahaan-perusahaan di Moskow yang bergerak di bidang industri dan konstruksi akan diizinkan memulai kembali aktivitas kerja pada 12 Mei mendatang.

Diketahui bahwa Moskow ada di bawah lockdown sejak 30 Maret. Sedangkan keseluruhan wilayah Rusia ada di bawah periode karantina non-kerja hingga 11 Mei.

Di bawah lockdown, setiap warga Moskow diminta tetap di rumah dan hanya diperbolehkan keluar untuk membeli bahan makanan dan obat-obatan. Warga juga bisa mengajak jalan anjing peliharaan atau pergi ke tempat kerja untuk mereka yang memiliki pekerjaan esensial, namun dengan izin khusus. Dengan kata lain, setiap warga Moskow wajib memiliki izin digital saat bepergian ke mana saja, baik dengan transportasi umum maupun kendaraan pribadi.

Update Global: Butuh Strategi Baru Perangi Virus Corona:

Selanjutnya
Halaman
1 2