Round-Up

Kejutan Trump di Tengah Peringatan Gelombang Kedua Corona

Tim Detikcom - detikNews
Kamis, 07 Mei 2020 06:38 WIB
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memprediksi kasus corona di AS akan berakhir pada bulan Juli. Kok bisa?
Foto: AP Photo
Washington -

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberikan kejutan di tengah kasus Corona yang bertambah signifikan di negaranya. Trump disebut akan membubarkan gugus tugas penanganan Corona meski sudah diperingatkan bahwa gelombang kedua Corona di AS bisa lebih buruk dari gelombang pertama.

Trump beralasan ingin mengembalikan AS ke kondisi sebelumnya. Dia juga menyerukan untuk kembali membuka aktivitas bisnis dan ekonomi.

"Kami ingin mengembalikan negara kami," ujar Trump dilansir BBC.

Pernyataan Trump mengemuka ketika jumlah harian kasus positif corona di AS menembus 20.000 dan kematian melampaui 1.000 orang per hari. Pejabat tinggi kesehatan AS memperingatkan bahwa gelombang kedua kasus Corona bisa lebih buruk dibanding dengan gelombang pertama.

Para pejabat kesehatan AS memperingatkan bahwa keadaan belum benar-benar membaik. Virus akan cepat menyebar bila aktivitas bisnis dibuka.

Direktur Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (CDC), Robert Redfield, pernah mengatakan gelombang kedua Covid-19 lebih buruk karena diperkirakan berbarengan dengan musim flu.

Tantangan tersebut akan teramat membebani fasilitas kesehatan AS secara "tak terbayangkan", katanya.

Ke Pabrik Masker Trump Tak Pakai Masker:

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2 3