Belanja dengan Istri Saat Lockdown Corona, Wali Kota Bogota Diselidiki

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 28 Apr 2020 14:48 WIB
Claudia Lopez
Claudia Lopez (AFP)
Bogota -

Wali Kota Bogota, Claudia Lopez, diselidiki jaksa Kolombia atas tuduhan melanggar aturan lockdown untuk membatasi penyebaran virus Corona (COVID-19). Lopez yang mencetak sejarah jadi wanita pertama yang menjabat Wali Kota Bogota ini ketahuan pergi belanja bersama istrinya di tengah lockdown.

Seperti dilansir AFP, Selasa (28/4/2020), aturan lockdown yang ketat di Kolombia hanya mengizinkan satu orang dari setiap rumah untuk pergi keluar guna berbelanja kebutuhan pokok. Sebuah video yang beredar di media sosial pada akhir pekan lalu menunjukkan Lopez sedang berbelanja di supermarket setempat bersama istrinya, Angelica Lozano, yang merupakan Senator Kolombia.

Diketahui bahwa Kolombia yang ada di kawasan Amerika Selatan ini, merupakan negara yang sangat religius dan konservatif. Namun pernikahan sejenis dilegalkan dan pasangan sesama jenis memiliki hak untuk mengadopsi anak.

Terhadap tuduhan yang menjeratnya, Lopez menyampaikan permohonan maaf kepada publik. Lopez menyatakan dirinya mengakui 'dengan rendah hati, pelanggaran untuk pergi ke supermarket dengan Angelica.'

"Saya menyampaikan permintaan maaf kepada warga dan saya mematuhi panggilan (polisi)'," ucapnya. "Tanggung jawab saya adalah memberikan contoh yang lebih baik. Prioritas saya adalah menjaga banyak nyawa," imbuh Lopez.

Permohonan maaf juga disampaikan istri Lopez, Lozano, via Twitter. Lozano bahkan menyatakan dirinya akan hadir di kantor polisi untuk membayar denda atas pelanggaran yang dilakukan.

Namun dalam pernyataannya, Lopez mengisyaratkan bahwa kritikan yang pernah dilontarkannya terhadap Presiden Ivan Duque terkait cara penanganan pandemi virus Corona, turut memainkan peran dalam penyelidikan terhadap dirinya dan sang istri. "Pertikaian dengan presiden tidak seharusnya diselesaikan di kantor jaksa," sebutnya.

Diketahui bahwa otoritas ibu kota Bogota yang dipimpin Lopez, telah memberlakukan langkah karantina sejak 20 Maret, atau lima hari sebelum Presiden Duque memberlakukan langkah yang sama di seluruh wilayah Kolombia. Sejauh ini, Kolombia melaporkan lebih dari 5.400 kasus virus Corona, dengan 244 kematian.

Simak juga video Buka Saat PSBB, Puluhan Toko Non Sembako di Makassar Disemprot Air:

(nvc/ita)