Kasus Baru Corona Melambat, Irlandia Belum Akan Kurangi Pembatasan Sosial

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Selasa, 28 Apr 2020 05:07 WIB
Amerika Serikat menjadi negara terbanyak dalam kasus virus corona, hal tersebut membuat tenaga medisnya juga sangat terimbas dalam hal pelayanan, seperti ini potretnya.
Ilustrasi (Foto: AP Photo/John Minchillo)
Dublin -

Gugus tugas virus Corona Irlandia tidak akan merekomendasikan untuk mengurangi pembatasan untuk tinggal di rumah pada 5 Mei. Namun situasi akan berubah jika dalam minggu ini penyebaran Corona menurun.

Sejumlah negara telah melakukan pelonggaran terhadap pembatasan sosial. Kepada Staf Medis Tony Holohan berharap Irlandia bisa mengikuti jejak negara tersebut.

Hingga Senin (27/4/2020) waktu setempat terjadi penurunan infeksi baru Corona. Pasien rawat inap dan dalam perawatan intensi juga melambat.

"Saya mengatakan bahwa jika penilaian dilakukan menjelang akhir minggu lalu, kami tidak akan merekomendasikan bahwa kami telah tiba pada titik di mana kami akan mencabut pembatasan itu. Jika ada, saya lebih tegas dengan pandangan itu mengingat apa yang kita lihat," kata Holonan dalam konperensi persnya, seperti dilansir Reuters, Selasa (28/4).

"Kami melihat tingkat penerimaan terus-menerus ke unit perawatan intensif, kami ingin melihat angka itu turun," katanya.

"Kami masih melaporkan sejumlah kasus dan kami masih memiliki tantangan signifikan dalam fasilitas perawatan kesehatan. Kami masih melihat peningkatan, walaupun relatif melambat," imbuhnya.

Irlandia melaporkan 386 kasus baru dalam 24 jam terakhir dengan total kasus positif 19.648. Tambahan kematian sebanyak 18 kasus dengan total 1.102.

(lir/lir)