AS dan China Cari Tahu Kebenaran Isu Kim Jong Un Meninggal

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Minggu, 26 Apr 2020 11:29 WIB
Media milik pemerintah Korea Utara melaporkan, Senin (30/3), Korea Utara sukses melakukan uji coba peluncuran roket-roket terbaru sehari lalu.
Kim Jong Un (Foto: AP)
Beijing -

Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un diisukan meninggal dunia. Amerika Serikat (AS) dan China berusaha mencari tahu kebenaran isu tersebut.

Dilansir The Sun, Minggu (26/4/2020), AS memantau dengan cermat situasi di Korut. Sementara Tiongkok mengirim tim medis dalam upaya untuk mencari tahu kebenaran dari negara yang sangat tertutup itu.

Langkah AS dan China itu dilakukan setelah muncul spekulasi mengenai kesehatan Kim Jong Un yang selama dua minggu tak muncul di publik. Bahkan, pria berusia 36 tahun itu tak datang dalam peringatan kakeknya Kim Il Sung, pendiri rezim - hari paling penting dalam kalender politik Korea Utara pada 15 April lalu.

Wartawan China Shijian Xingzou mengatakan "sumber yang sangat kuat" mengatakan kepadanya bahwa pemimpin Korea Utara telah meninggal.

Dia memiliki 15 juta pengikut di situs media sosial China Weibo, dan merupakan keponakan salah satu menteri luar negeri negara itu.

Secara terpisah, media Jepang mengklaim Kim dalam "kondisi vegetatif" setelah menjalani operasi jantung.

Surat kabar mingguan Shukan Gendai mengklaim bahwa Kim tengah mengunjungi pedesaan ketika dia mencengkeram dadanya dan pingsan.

Seorang anggota rombongannya kemudian memberikan CPR dan mengantar ke rumah sakit. Namun, kondisi Kim diklaim memburuk setelah prosedur yang tertunda atau prosedur yang gagal saat memasukkan stent di dalam arteri.

Laporan lain dari Beijing menyatakan bahwa operasi jantung salah karena tangan ahli bedah yang ketakutan terus bergetar.