ADVERTISEMENT

Isu Kim Jong Un Meninggal, Kereta Api Miliknya Tampak di Wonsan Korut

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Minggu, 26 Apr 2020 11:02 WIB
Kim Jong-un: Mengapa sampai muncul spekulasi pemimpin Korea Utara ini sakit keras?
Kim Jong Un (Foto: BBC World)

Mengutip sumber tak dikenal di dalam negeri, Kim, yang berusia pertengahan 30-an, membutuhkan perawatan segera karena merokok berat, obesitas, dan kelelahan.

Korea Selatan, yang secara teknis masih berperang dengan Korea Utara, pun kemudian menepis laporan itu.

CNN, mengutip apa yang dikatakan pejabat AS yang enggan disebutkan namanya, melaporkan bahwa Washington "melakukan pemantauan intelijen" dan menyebut Kim berada dalam "bahaya besar" setelah menjalani operasi.

Tetapi pada hari Kamis, Presiden AS Donald Trump menolak laporan bahwa Kim sedang sakit. Trump sebelumnya telah melakukan pertemuan dengan Kim 3 kali meskipun belum mencapai kesepakatan yang komperehensif.

"Saya pikir laporan itu tidak benar," kata Trump kepada wartawan, tetapi menolak untuk menyatakan kapan dia terakhir kali berhubungan dengannya.

"Kami memiliki hubungan yang baik dengan Korea Utara, sebaik yang anda bisa miliki," katanya.

Melaporkan dari dalam Korea Utara yang terisolasi memang sangat sulit. Terutama terkait dengan kepemimpinan Kim Jong Un, yang merupakan salah satu rahasia yang dijaga ketat.

Pada hari Kamis, mengutip seorang pejabat pemerintah yang tidak dikenal, penyiar Korea Selatan SBS melaporkan bahwa Kim tampaknya telah berada di Wonsan setidaknya selama empat hari terakhir dan akan segera kembali ke mata publik.

Laporan itu menambahkan bahwa militer tengah memantau kereta api milik Kim, yang telah terlihat di Wonsan. Sementara jet pribadinya - yang sering digunakan oleh Kim dalam perjalanannya ke Wonsan - tetap di Pyongyang.

Video: Isu Kim Jong-Un Meninggal, #KIMJONGUNDEAD Trending di Twitter

[Gambas:Video 20detik]


(mae/dhn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT