Virus Corona Telah Membunuh 1.000 Orang di Afrika

Arief Ikhsanudin - detikNews
Sabtu, 18 Apr 2020 05:42 WIB
Virus corona: Masih misterius mengapa tiba-tiba kasus Covid-19 di Afrika Selatan tidak bertambah signifikan
Ilustrasi penyebaran virus corona di Afrika (BBC World).
Jakarta -

Virus Corona (COVID-19) telah membunuh 1.000 orang di Benua Afrika. Corona, muncul di Afrika pada pengujung tahun lalu sampai saat ini.

Seperti dilansir detikcom dari AFP, Sabtu (18/4/2020), angka resmi yang menunjukkan 1.000 orang meninggal karena corona di Afrika. Aljazair menjadi negara dengan kematian tertinggi di Afrika sebanyak 364 kasus.

Setelah Aljazair, Mesir memiliki kasus meninggal terbesar ke dua dengan 205 kasus, kemudian Maroko dengan 103 kasus, dan Afrika Selatan 50 kasus. Angka tersebut merupakan data per Jumat (17/4).


Secara total kasus positif, terdapat 19.334 kasus terinfeksi Corona di seluruh Afrika. Afrika memiliki kasus yang tidak terlalu banyak dibandingkan wilayah lainnya.

Di Afrika, tes masih terbatas sehingga membuat pejabat di Afrika tidak memiliki gambaran lengkap penyebaran penyakit. Selain itu, ada masalah kekurangan peralatan medis dan tenaga terlatih.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bulan lalu memperingatkan Afrika menghadapi evolusi dramatis pandemi, bahkan ketika pemerintah memberlakukan pembatasan, jam malam, dan larangan bepergian untuk membantu mengekang penyebaran. Benua seperti tidak siap mengelola krisis kesehatan besar dan sedang berjuang untuk menguji cukup untuk memantau kasus virus.

(aik/aik)