Ditahan, Putri Saudi Mohon Pembebasan pada Raja Salman dan Putra Mahkota

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 17 Apr 2020 13:24 WIB
SaudiPrincess Basmah Bint Saud Bin Abdulaziz speaks during a discussion on the role of women in the Middle East at the Middle East Institute in Washington, DC on April 12, 2017. (Photo by Mandel NGAN / AFP)
Putri Basmah binti Saud dalam foto tahun 2017 (AFP/MANDEL NGAN)
Riyadh -

Seorang putri Arab Saudi yang dipenjara tanpa dakwaan, menyampaikan permohonan kepada Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud dan Putra Mahkota Pangeran Mohammad bin Salman (MBS), agar dirinya dibebaskan dari penjara. Putri Saudi ini beralasan kondisi kesehatannya memburuk.

Seperti dilansir AFP, Jumat (17/4/2020), seorang sumber yang dekat dengan keluarga Kerajaan Saudi menyebut bahwa Putri Basmah binti Saud yang berusia 56 tahun dan berprofesi sebagai pengusaha, ditahan sejak Maret tahun lalu sesaat sebelum terbang ke Swiss untuk menjalani perawatan medis.

Sosok Putri Basmah dikenal sebagai anggota keluarga Kerajaan Saudi yang kerap berterus terang. Permohonan agar dibebaskan dari penjara ini disampaikan Putri Basmah melalui sebuah surat yang dipublikasikan via akun Twitter miliknya yang terverifikasi.

"Apakah Anda menyadari (?) Saya sekarang ditahan secara sewenang-wenang di penjara Al-Ha'ir tanpa dakwaan kriminal atau dakwaan apapun," tulis Putri Basmah dalam suratnya.

"Kesehatan saya memburuk hingga ke kondisi ini (parah) dan dapat menyebabkan kematian saya," sebutnya. "Saya belum mendapatkan perawatan medis atau bahkan tidak menerima tanggapan atas surat-surat yang saya kirimkan dari penjara ke Pengadilan Kerajaan," imbuh Putri Basmah.

Otoritas Saudi belum menjelaskan alasan penahanan Putri Basmah. Namun dalam pernyataannya, Putri Basmah mengklaim dirinya 'dijebloskan ke penjara' setelah 'diculik tanpa penjelasan' bersama salah satu putrinya. Dia memohon kepada Raja Salman yang merupakan pamannya dan MBS yang merupakan sepupunya, agar dirinya dibebaskan karena dia 'tidak melakukan kesalahan' dan kondisi kesehatannya 'sangat kritis'.

Putri Basmah tidak menyebut secara jelas apa penyakitnya. Namun suratnya ini mencuat saat Saudi sedang memerangi pandemi virus Corona. Pemerintah Saudi telah memberlakukan jam malam selama 24 jam di beberapa wilayah demi membatasi penyebaran virus itu. Sejauh ini, Saudi melaporkan 6.380 kasus virus Corona, dengan 83 kematian.

Selanjutnya
Halaman
1 2