Terima 500 Pengungsi Anak dari Kamp Yunani, Jerman: Kami Ingin Memberi Contoh

Rita Uli Hutapea - detikNews
Kamis, 09 Apr 2020 12:02 WIB
Refugees and migrants prepare to board a passenger ship heading to the port of Piraeus, at the port of Mytilene on the Greek island of Lesbos, September 4, 2015. European Union officials are preparing to push EU governments to take in many more asylum-seekers from pressured frontier states, including Hungary, and seeking to overcome resistance to a quota system in eastern Europe. REUTERS/Dimitris Michalakis
para pengungsi di Yunani (Foto: REUTERS/Dimitris Michalakis)
Berlin -

Pemerintah Jerman mengumumkan akan menerima hingga 500 pengungsi anak yang saat ini berada di kamp-kamp migran di Yunani. Jerman pun menyerukan negara-negara Uni Eropa lainnya untuk mengikuti langkahnya.

"Kami mengatakan (ke otoritas Yunani dan Komisi Tinggi PBB untuk Pengungsi) bahwa kami ingin menerima antara 350 hingga 50 anak-anak dalam beberapa pekan ke depan," kata Menteri Luar Negeri Jerman, Heiko Maas seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (8/4/2020).

Menlu Jerman itu berharap negara-negara lain juga akan menerima para migran anak tersebut. "Kami ingin memberi contoh di sini," tuturnya.

Untuk tahap awal, kabinet Jerman telah setuju untuk menerima 50 anak dari kamp-kamp penuh sesak di Pulau Lesbos dan Chios di Yunani.

Juru bicara Kementerian Dalam Negeri Jerman mengatakan, anak-anak berumur di bawah 14 tahun yang tidak ditemani orang dewasa itu, lebih dulu akan dikarantina selama dua pekan di negara bagian Lower Saxony. Setelah itu mereka akan ditempatkan di sejumlah wilayah di Jerman.

Tes virus Corona juga akan dilakukan tidak lebih dari tiga hari sebelum kedatangan mereka di Jerman.

Kementerian Dalam Negeri menyatakan, pengiriman pengungsi anak dari kamp-kamp Yunani itu akan dimulai pekan depan.

Update Global: Kasus Covid-19 di Jerman Melampaui China:

Selanjutnya
Halaman
1 2