Sebagaimana dilansir dari AFP, Kamis (9/4/2020), Pejabat kesehatan Jerome Salomon mengatakan saat ini ada 7.148 orang dalam perawatan intensif, bertambah 17 dari hari sebelumnya dan merupakan kenaikan terendah yang tercatat dalam beberapa pekan terakhir.
Dia mengatakan jumlah korban jiwa dari rumah sakit kali ini sedikit lebih rendah dibandingkan dari hari sebelumnya, yaitu 597.
Prancis telah melakukan lockdown sejak 17 Maret sebagai upaya untuk memperlambat penyebaran epidemi. Hanya hal penting yang diizinkan keluar rumah dan harus ditulis pada selembar kertas yang ditandatangani.
Salomon mengatakan upaya itu telah memperlambat peningkatan penyebaran virus selama beberapa hari terakhir.
"Perlambatan yang terlihat selama beberapa hari terakhir terkait dengan kepatuhan Anda yang terhadap aturan pengurungan," katanya. (eva/eva)











































