Round-Up

Jutaan Orang Kembali Bekerja di Tempat Asal Virus Corona

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 07 Apr 2020 06:44 WIB
Ilustrasi corona (Fauzan Kamil/detikcom)
Ilustrasi virus corona (Foto: ilustrasi oleh Fauzan Kamil/detikcom)
Beijing -

Geliat kehidupan di Provinsi Hubei mulai tampak. Wilayah di bagian tengah China daratan yang diyakini sebagai awal mula penularan virus corona terbaru (COVID-19) itu kini kembali bangkit.

China sebetulnya belum betul-betul terbebas dari virus itu. Namun angka penularan sudah jauh menurun hingga jutaan warganya kini telah dapat kembali bekerja setelah larangan perjalanan dicabut otoritas setempat.

Seperti dikabarkan kantor berita Xinhua pada Senin, 30 Maret 2020, operasional penerbangan domestik mulai kembali di seluruh wilayah Hubei kecuali Kota Wuhan. Menurut Otoritas Penerbangan Sipil China (CAAC), seluruh penerbangan untuk penumpang dan kargo dengan rute domestik via bandara-bandara di Provinsi Hubei mulai beroperasi kembali mulai Minggu (29/3) waktu setempat. Hal ini belum berlaku untuk Bandara Internasional Tianhe di Wuhan, ibu kota Provinsi Hubei.

This photo taken on March 29, 2020 passengers wearing face masks, amid concerns of the COVID-19 coronavirus, queueing up to check-in before boarding flights at Yichang Sanxia Airport in Yichang in China's central Hubei province. - Airports in Hubei, except Wuhan Tianhe Airport, reopened for domestic flights on March 29 as travel restrictions have been loosened with official figures now routinely showing no new domestic infections. (Photo by STR / AFP) / China OUTThis photo taken on March 29, 2020 passengers wearing face masks, amid concerns of the COVID-19 coronavirus, queueing up to check-in before boarding flights at Yichang Sanxia Airport in Yichang in China's central Hubei province. - Airports in Hubei, except Wuhan Tianhe Airport, reopened for domestic flights on March 29 as travel restrictions have been loosened with official figures now routinely showing no new domestic infections. (Photo by STR / AFP) / China OUT Foto: AFP/STR

PihakCAAC menyebutkan pada Minggu (29/3) waktu setempat, bahwa sedikitnya 98 penerbangan yang lepas landas dari bandara-bandara di ProvinsiHubei. Diketahui bahwa ProvinsiHubei merupakan pusat lalu lintas udara untuk wilayah China bagian tengah.

Kondisi ini berdampak pada kegiatan warga. Jutaan masyarakat China, terlebih di Hubei, mulai keluar rumah untuk beraktivitas.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3