Kasus Baru Corona di Iran Alami Penurunan dalam Enam Hari Terakhir

Farih Maulana Sidik - detikNews
Selasa, 07 Apr 2020 01:14 WIB
Ilustrasi corona (Fauzan Kamil/detikcom)
Foto: Ilustrasi corona (Fauzan Kamil/detikcom)
Jakarta -

Pemerintah Iran menyebut pada Senin (6/4) penyebaran virus Corona di negaranya itu secara bertahap mengalami penurunan. Namun warganya tetap diperingatkan lantaran wabah virus Corona masih belum terkendali.

Dilansir kantor berita AFP, Senin (6/4/2020) Menteri Kesehatan Iran, Kianoush Jahanpour menuturkan wabah virus Corona di Iran dalam 24 jam terakhir telah menelan kematian sebanyak 136 orang. Menjadikan angka tersebut menambah jumlah angka kematian di Iran menjadi 3.739.

Iran juga mengkonfirmasi terdapat 2.274 kasus positif baru dalam hari yang sama. Dengan jumlah total kasus sebanyak 60.500 menjadikan Iran sebagai negara paling terdampak di Timur Tengah.

Angka tersebut menunjukkan penurunan kasus baru yang dilaporkan secara resmi dalam enam hari berturut-turut setelah mencapai 3.111 pada 31 Maret 2020.

"Karena kebijakan meningkatkan jarak sosial, kami telah melihat penurunan secara bertahap dan lambat dalam jumlah kasus baru dalam beberapa hari terakhir," kata Jahanpour.

Sementara itu, Presiden Iran, Hassan Rouhani terus menyerukan agar warganya untuk mengikuti aturan tetap tinggal di rumah. Hal itu dilakukan dalam upaya untuk mencegah penyebaran virus tersebut.

"Saya berharap kepatuhan sekuat mungkin terhadap instruksi ini, agar kita bisa mengendalikan penyebaran penyakit," katanya.

(fas/fas)