Pria Rusia Tembak Mati 5 Orang karena Berbicara Terlalu Keras

Rita Uli Hutapea - detikNews
Senin, 06 Apr 2020 08:59 WIB
Ilustrasi: pembunuhan, mayat, bunuh diri, garis polisi, police line
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Moskow -

Seorang pria di Rusia menembak mati lima orang karena berbicara terlalu keras di bawah jendela apartemennya.

Penembakan di malam hari itu terjadi di wilayah Ryazan, saat warga setempat diperintahkan tinggal di rumah guna mencegah penyebaran virus corona.

Komisi Penyelidik menyatakan seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (6/4/2020), seorang pria berumur 32 tahun di kota kecil Yelatma, menembaki lima orang "yang berbicara terlalu keras di jalanan di bawah jendelanya."

Kejadian itu terjadi pada Sabtu (4/4) sekitar pukul 22.00 waktu setempat. Kelima orang yang tewas terdiri dari empat pria muda dan seorang perempuan.

Yelatma berlokasi di dekat kota Ryazan, yang berada sekitar 200 kilometer sebelah tenggara Moskow, ibu kota Rusia.

Komisi Penyelidik menyatakan, pria itu berdiri di atas balkon apartemennya untuk menegur kelima orang tersebut. Keributan pun terjadi sebelum kemudian, pria itu mengambil senapan berburunya.

"Mereka semua tewas di tempat karena luka-luka mereka," demikian disampaikan Komisi Penyelidik dalam sebuah statemen.

Pelaku telah ditangkap. Apartemennya telah digeledah dan senjata api miliknya disita.

Lihat juga video Detik-detik Tentara di Thailand Tembak Warga Sipil:

(ita/ita)