138 Petugas Medis Malaysia Positif Corona, Tapi Bukan karena Tangani Pasien

Rita Uli Hutapea - detikNews
Sabtu, 04 Apr 2020 17:35 WIB
Italia jadi salah satu negara dengan jumlah kasus COVID-19 yang cukup tinggi di luar China. Petugas medis di negara itu bahu membahu rawat pasien virus corona.
Foto: AP Photo
Kuala Lumpur -

Sebanyak 138 pekerja medis dari Kementerian Kesehatan Malaysia telah dinyatakan positif terinfeksi virus corona.

Namun Dirjen Kementerian Kesehatan Malaysia, Dr Noor Hisham Abdullah mengatakan bahwa, tak satu pun petugas medis tersebut terinfeksi karena menangani pasien COVID-19 di bangsal-bangsal atau unit perawatan intensif (ICU) di fasilitas-fasilitas medis milik Kementerian Kesehatan.

Dikatakan Noor Hisham, sebagian besar dari petugas medis yang terkena virus corona itu terkait dengan resepsi pernikahan.

"58 Kasus (42 persen) terkait dengan resepsi pernikahan yang dihadiri orang-orang yang juga menghadiri tabligh akbar di Sri Petaling," ujar Noor Hisham pada pers seperti dilansir kantor berita Malaysia, Bernama, Sabtu (4/4/2020).

Dikatakan Noor Hisham, 14 kasus (10,1%) terkait dengan pasien Infeksi Pernapasan Akut Parah (SARI) yang menunjukkan gejala virus corona namun tidak menyadari atau tidak memberitahu pekerja medis mengenai status penyakit mereka.

"Dua kasus tidak memberitahukan bahwa mereka telah mengikuti tabligh akbar di Sri Petaling," imbuhnya.

Dr Noor Hisham menambahkan, 9 kasus terkait dengan kontak atau anggota keluarga yang positif virus corona, 6 kasus memiliki riwayat bepergian ke luar negeri, empat kasus memiliki kontak dengan teman yang positif COVID-19, dan 3 kasus dikarenakan terpapar saat pemeriksaan kesehatan.

"Sumber infeksi untuk 42 kasus lainnya sedang diselidiki," tutur Noor Hisham.

(ita/ita)