Ribuan Pengungsi Diisolasi di Kamp Lesbos Yunani Imbas Corona

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Sabtu, 04 Apr 2020 04:49 WIB
Jalur bencana kesehatan masyarakat: Pandemi Covid-19 rentan di kamp pengungsi Muslim Rohingya di Myanmar, satu toilet bergantian 40 orang
Ilustrasi (Foto: BBC World)
Yunani -

Menjaga jarak sosial di tengah pandemi Corona adalah konsep asing di kamp pengungsian di Pulau Lesbos, Yunani. Di mana ribuan pengungsi berdesak-desakan dan antre untuk ke toilet dan ke kamar mandi.

Dilansir AFP, Sabtu (4/4/2020) rekomendasi internasional untuk menyerukan social distancing atau menjaga jarak adalah cara terbaik untuk mencegah penyebaran Corona. Namun hal itu jauh dari situasi yang terjadi di pengungsian itu. Hanya segelintir di antara mereka yang mengenakan masker bahkan mengenakan masker buatan sendiri.

"Apa gunanya memakai masker ketika aku berbagi toilet yang sama dengan 100 orang lainnya," ucap Hasmad (36), salah seorang pengungsi dari Kabul saat berbaris mengantre ke kamar mandi.

Yunani telah memerintahkan kurungan atau isolasi untuk semua kamp migran untuk mencegah penyebaran virus corona. Serta sekitar 19.000 pencari suaka yang memaksa masuk ke Moria lebih berisiko dari pada yang di kamp.

Sejauh ini, mereka telah lolos dari penyebaran virus. Namun pembatasan sangat ketat.

"Kami tidak lagi diizinkan pergi ke kota untuk berbelanja," kata Hasmad.

Imbasnya, ratusan warga pergi ke pasar kecil di luar camp untuk memenuhi kebutuhan meraka.

(lir/lir)