PBB Minta Negara Konflik Hentikan Perang Saat Pandemi Corona

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Sabtu, 04 Apr 2020 04:13 WIB
Sekjen PBB Antonio Guterres
Sekejen PBB Guterres (Foto: Dok. Anadolu Agency)
Jakarta -

Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres menyerukan negara yang sedang konflik untuk melakukan gencatan senjata. Dia meminta negara-negara yang tersebut untuk sama-sama memerangi pandemi Corona.

"Hal terburuk belum datang," kata Guterres merujuk kepada negara yang dilanda konflik seperti Suriah, Libya dan Yaman seperti dilansir AFP, Sabtu (4/4/2020).

"Badai COVID-19 sekarang datang ke tengah-tengah konflik," imbuhnya.

Guterres mengatakan ada beberapa kemajuan sejak seruan damai itu diumumkan pada 23 Maret lalu. Namun pertempuran masih terjadi di sejumlah negara.

"Kebutuhan itu mendesak. Virus ini telah menunjukkan betapa cepat virus itu bergerak melintasi perbatasan, menghancurkan negara dan merusak kehidupan," katanya.

Dia mengatakan bahwa pihak yang berkonflik di sejumlah negara termasuk Kamerun, Republik Afrika Tengah, Kolombia, Libya, Myanmar, Filipina, Sudan Selatan, Sudan, Suriah, Ukraina, dan Yaman telah menyatakan dukungannya untuk seruan gencatan senjata itu.

"Tapi ada jarak yang sangat besar antara deklarasi dan perbuatan. Antara menerjemahkan kata-kata menjadi perdamaian di tanah dan dalam kehidupan," kata Guterres.

"Di banyak situasi yang paling kritis, kami tidak melihat perlambatan konflik bahkan meningkat," sambungnya.

(lir/lir)