Australia Tutup Perbatasan Antarnegara Bagian untuk Cegah Virus Corona

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 03 Apr 2020 15:49 WIB
Karantina di Hotel Dibiayai Negara Untuk Warga Yang Baru Tiba di Australia
Ilustrasi (ABC Australia)
Canberra -

Otoritas Australia menutup perbatasan internal atau antar negara bagian dalam upaya semakin membatasi penyebaran virus Corona (COVID-19). Otoritas setempat juga memperingatkan warga untuk tetap di rumah menjelang liburan Paskah.

Seperti dilansir Reuters, Jumat (3/4/2020), Perdana Menteri (PM) Scott Morrison menyatakan bahwa Australia bergeser ke fase 'suppression' dalam perjuangan melawan virus Corona. Namun dia menekankan bahwa orang-orang masih harus mematuhi perintah pembatasan bersosialisasi di tempat umum.

"Kita harus terus melakukan ini. Tidak peduli berapa suhunya. Jika suhunya hangat, jangan beramai-ramai pergi ke pantai. Instruksi sederhana yang diharapkan dipatuhi oleh semua warga Australia," ucap Morrison dalam konferensi pers yang disiarkan televisi setempat.

Kepala Otoritas Medis Australia, Brendan Murphy, secara terpisah menyatakan bahwa tambahan kasus setiap harinya telah menurun 5 persen, dari yang tadinya mencapai 25-30 persen dalam dua pekan lalu. Kini, Australia memiliki sekitar 5.200 kasus virus Corona dengan 28 orang meninggal dunia.

Namun, Murphy dan para pemimpin negara bagian di Australia memperingatkan bahwa meskipun kasus-kasus impor -- penularan di luar negeri -- masih mendominasi total kasus virus Corona di Australia, jumlah kasus domestik -- penularan lokal -- juga mengalami peningkatan.

Terlebih lagi, sumber penularan lokal itu belum bisa ditentukan. "Jika kita tidak bisa mengidentifikasi sumbernya, itu berarti kita tidak bisa mengatasi penyebarannya -- itu adalah hal yang kita khawatirkan," ucap Premier New South Wales (NSW), Gladys Berejiklian.

Selanjutnya
Halaman
1 2