Saudi Perpanjang Pembatasan di Mekah-Madinah Cegah Corona, Kini Berlaku 24 Jam

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Jumat, 03 Apr 2020 04:33 WIB
A picture taken on March 23, 2020, shows the empty King Fahd road in the Saudi capital Riyadh after authorities imposed a curfew for 21 days to curb the spread of the COVID-19 coronavirus pandemic. (Photo by FAYEZ NURELDINE / AFP)
Ilustrasi pemberlakuan jam malam di Arab Saudi (Foto: AFP/FAYEZ NURELDINE)
Riyadh -

Arab Saudi memperpanjang pembatasan jam malam di Mekah dan Madinah hingga 24 jam. Hal itu dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Corona karena angka kematian di negara itu sudah mencapai 21 orang.

Dilansir dari AFP, Kamis (2/4/2020), pengumuman pembatasan di Mekah dan Madinah itu datang di tengah ketidakpastian pelaksanaan ibadah haji yang akan berlangsung akhir Juli 2020 nanti. Diketahui sebelumnya, otoritas Saudi telah meminta umat Islam menunda sementara persiapan ibadah haji yang dilakukan.

"Jam malam penuh 24 jam di Mekah dan Madinah mulai hari ini hingga pemberitahuan lebih lannut," kata seorang sumber dari Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi seperti dikutip dari Saudi Press Agency.

Arab Saudi sebelumnya memberlakukan jam malam selama 15 jam di Mekah. Pihak berwenang telah menutup Mekah, Madinah, Riyadh, dan Jeddah serta melarang pergerakan antarsemua provinsi.

(azr/azr)