Inggris Catat 381 Kasus Kematian Akibat Corona dalam 24 Jam Terakhir

Eva Safitri - detikNews
Rabu, 01 Apr 2020 02:42 WIB
Ilustrasi corona (Fauzan Kamil/detikcom)
Foto: Ilustrasi corona (Fauzan Kamil/detikcom)
Jakarta -

Inggris melaporkan rekor virus corona harian 381 pada hari Selasa. Angka ini lebih dari dua kali lipat jumlah kematian nasional yang diposting dalam sehari sebelumnya.

Tetapi para ahli memperingatkan untuk tidak membaca jumlah angka. Pemerintah sudah melakukan langkah-langkah ketat dilakukan minggu lalu untuk memotong penularan COVID-19.

"Pada pukul 5 sore (1600 GMT) pada 30 Maret, dari mereka yang dirawat di rumah sakit di Inggris, 1.789 telah meninggal dengan menyedihkan," kata kementerian kesehatan melalui akun Twitter-nya, seperti dilansir dari AFP, Rabu (1/4/2020).

Korban harian tertinggi sebelumnya di negara itu adalah 260, tercatat pada hari Sabtu. Sedangkan, hari Senin, jumlah kematian menurun menjadi 180 kasus.

Sekitar 25.150 orang kini dinyatakan positif mengidap virus di Inggris. Data yang diterbitkan oleh Kantor Statistik Nasional (ONS) untuk Inggris dan Wales pada hari Selasa mengungkapkan bahwa jumlah sebenarnya bisa 24 persen lebih tinggi.

Angka-angka pemerintah mencakup mereka yang telah dibawa ke rumah sakit dan diuji untuk virus sedangkan data ONS adalah untuk kematian di komunitas yang diduga COVID-19.

"Meningkatnya jumlah kematian dalam beberapa hari terakhir menunjukkan pentingnya masyarakat untuk terus berpegang pada pedoman jarak sosial yang telah ditetapkan oleh pemerintah," kata Johnson dalam pertemuan kabinet tautan video.

"Situasinya akan menjadi lebih buruk sebelum menjadi lebih baik - tetapi akan menjadi lebih baik," tambahnya.

(eva/eva)