41 Ribu Orang Positif Corona, Iran Klaim Lebih dari 13 Ribu Pasien Sembuh

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 31 Mar 2020 15:32 WIB
Wabah virus Corona berdampak cukup besar di Iran. Guna memberikan perawatan maksimal bagi pasien COVID-19, Iran rombak gedung pertemuan jadi RS Darurat Corona.
Ilustrasi -- Iran rombak gedung pertemuan jadi rumah sakit darurat (AP Photo/Ebrahim Noroozi)
Teheran -

Jumlah kasus virus Corona di wilayah Iran melebihi 41 ribu kasus, sedangkan jumlah korban meninggal melampaui 2.700 orang. Pemerintah Iran memperingatkan publik bahwa pandemi virus Corona bisa berlanjut hingga beberapa bulan ke depan dan menewaskan lebih dari 10 ribu orang.

Seperti dilansir AFP, Selasa (31/3/2020), dengan jumlah kasus dan korban meninggal terus bertambah, Presiden Hassan Rouhani dituduh gagal mengambil langkah cepat oleh sejumlah rival politiknya.

Tuduhan muncul setelah Komisi Anti-virus Corona Iran merilis laporan kajian terbaru yang menyebut negara itu mungkin akan berjuang menghadapi pandemi virus Corona setidaknya hingga awal musim panas.

Pejabat setempat, Parviz Karami, mempublikasikan kajian itu via Instagram, yang menyebut bahwa 11 ribu orang akan mati jika pemerintah melakukan intervensi menengah, termasuk langkah-langkah yang telah diambil pemerintah Iran.

Disebutkan kajian itu bahwa proyeksi jumlah korban meninggal akan menurun ke angka 7.700 orang dengan intervensi 'maksimum', seperti melarang pergerakan di dalam kota-kota dan memberlakukan karantina.

Dalam pernyataan terpisah, juru bicara Kementerian Kesehatan Iran, Kianoush Jahanpour, mengumumkan 3.186 kasus baru dalam sehari. Total jumlah kasus virus Corona di Iran sejauh ini mencapai 41.495 kasus.

Selanjutnya
Halaman
1 2