Pusat Wabah Corona di China Buka Lagi Penerbangan Domestik, Kecuali Wuhan

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 30 Mar 2020 13:05 WIB
This photo taken on March 29, 2020 passengers wearing face masks, amid concerns of the COVID-19 coronavirus, queueing up to check-in before boarding flights at Yichang Sanxia Airport in Yichang in Chinas central Hubei province. - Airports in Hubei, except Wuhan Tianhe Airport, reopened for domestic flights on March 29 as travel restrictions have been loosened with official figures now routinely showing no new domestic infections. (Photo by STR / AFP) / China OUT
Orang-orang tampak mengantre saat hendak terbang keluar dari Provinsi Hubei setelah larangan perjalanan terkait virus Corona dicabut (AFP/STR)
Beijing -

Aktivitas penerbangan domestik mulai beroperasi kembali di wilayah Provinsi Hubei, China, yang menjadi tempat awal terdeteksinya virus Corona (COVID-19). Kembalinya operasional penerbangan domestik ini berlaku di seluruh wilayah Provinsi Hubei, kecuali kota Wuhan.

Seperti dilaporkan kantor berita Xinhua News Agency, Senin (30/3/2020), penerbangan domestik maskapai Fuzhou Airlines lepas landas dari Yichang, salah satu kota di Provinsi Hubei, pada Minggu (29/3) pagi. Penerbangan yang membawa 64 penumpang itu lepas landas menuju kota Fuzhou di Provinsi Fujian.

Menurut Otoritas Penerbangan Sipil China (CAAC), seluruh penerbangan untuk penumpang dan kargo dengan rute domestik via bandara-bandara di Provinsi Hubei mulai beroperasi kembali mulai Minggu (29/3) waktu setempat. Hal ini belum berlaku untuk Bandara Internasional Tianhe di Wuhan, ibu kota Provinsi Hubei.

Provinsi Hubei, yang merupakan wilayah paling terdampak virus Corona, telah mencabut larangan perjalanan termasuk lalu lintas di jalan raya setempat di semua area, kecuali untuk kota Wuhan, sejak 25 Maret lalu. Seluruh jalan bebas hambatan, jalan raya level provinsi dan nasional dibuka kembali dalam waktu dua hari, saat penyebaran virus Corona di wilayah itu cenderung menurun.

Namun hanya orang-orang dengan kode kesehatan warna hijau -- semacam izin perjalanan -- yang boleh bepergian untuk saat ini. Kode kesehatan warna hijau menyatakan orang tersebut tidak pernah melakukan kontak dengan 'suspect' atau pasien positif virus Corona.

Terhitung sudah enam hari terakhir, otoritas Provinsi Hubei tidak melaporkan adanya kasus baru virus Corona di wilayahnya.

Direktur dan Manajer Umum pada Bandara Three Gorges di Yichang, Xu Zuoqiang, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan disinfeksi secara menyeluruh di area bandara dan menggelar pelatihan staf untuk pencegahan dan pencegahan wabah virus Corona.

Otoritas bandara juga memasang perlengkapan thermal scanner yang baru untuk pemeriksaan suhu tubuh secara massal di terminal keberangkatan dan kedatangan. Area-area isolasi juga dipersiapkan untuk mengkarantina orang-orang yang kedapatan mengalami demam.

Pihak CAAC menyebutkan pada Minggu (29/3) waktu setempat, bahwa sedikitnya 98 penerbangan yang lepas landas dari bandara-bandara di Provinsi Hubei. Diketahui bahwa Provinsi Hubei merupakan pusat lalu lintas udara untuk wilayah China bagian tengah.

161 Kematian dalam Sehari di New York Akibat Covid-19:

(nvc/ita)