Nyaris 100 Ribu Orang Positif Virus Corona, Italia Akan Perpanjang Lockdown

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 30 Mar 2020 10:38 WIB
Italian Army trucks transporting coffins of victims of coronavirus cross the city of Bergamo, Lombardy, after leaving the Monumental Cemetery on March 26, 2020, to bring the coffins to crematoriums in other regions where municipalities have made themselves available to accept them, during the countrys lockdown following the COVID-19 new coronavirus pandemic. (Photo by Miguel MEDINA / AFP)
Truk-truk militer Italia mengangkut peti-peti mati untuk korban virus Corona di tengah lockdown yang berlaku secara nasional (AFP/MIGUEL MEDINA)
Roma -

Otoritas Italia tampaknya akan memperpanjang lockdown, yang diberlakukan selama sebulan, untuk menangkal pandemi virus Corona (COVID-19). Hal ini mencuat saat jumlah korban meninggal akibat virus Corona di Italia nyaris mencapai 11 ribu orang dan jumlah total kasus mendekati 100 ribu kasus.

Seperti dilansir Reuters dan Channel News Asia, Senin (30/3/2020), dinas perlindungan sipil setempat melaporkan 756 kematian baru pada Minggu (29/3) waktu setempat. Tambahan ini menjadikan jumlah total korban meninggal akibat virus Corona di Italia mencapai 10.779 orang.

Sementara jumlah total kasus virus Corona di negara ini bertambah menjadi 97.689 kasus, dengan adanya tambahan 5.217 kasus baru dalam sehari.

Kendati jumlah kasus terus bertambah, laju tambahan kasus dalam sehari cenderung menurun ke angka 5,6 persen. Angka tersebut merupakan angka terendah sejak Italia melaporkan kematian pertama pada 21 Februari. Di wilayah Milan dan sekitarnya, yang menjadi pusat penyebaran virus Corona di Italia, jumlah pasien yang mendapatkan perawatan intensif nyaris tidak berubah.

"Kita menyaksikan perlambatan," sebut ahli virus dari Universitas Milan, Fabrizio Pregliasco, kepada surat kabar lokal, Il Corriere della Sera. "Ini belum puncaknya, tapi ini pertanda baik," imbuhnya.

Italia menutup seluruh sekolah di wilayahnya sejak awal bulan ini dan mulai bertahap memberlakukan lockdown, hingga akhirnya memberlakukan lockdown nasional dan menutup semua toko pada 12 Maret. Langkah lockdown yang diambil otoritas Italia tidak mencegah pertambahan kasus dan jumlah korban meninggal akibat virus Corona. Bahkan kini Italia tercatat sebagai negara dengan jumlah korban meninggal terbanyak, melampaui China.

Angka Kematian Akibat Corona di Italia Kini Lebih dari 10 Ribu:

Selanjutnya
Halaman
1 2