8 Ribu Orang Lebih Meninggal Akibat Corona di Italia, Kamar Mayat Kewalahan

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 27 Mar 2020 07:57 WIB
A pallbearer stands next to coffins of deceased people stored prior to be cremated in the church of San Giuseppe in Seriate, near Bergamo, Lombardy, on March 26, 2020, during the countrys lockdown following the COVID-19 new coronavirus pandemic. (Photo by Piero CRUCIATTI / AFP)
Seorang petugas menjaga peti-peti mati untuk para korban meninggal akibat virus Corona di Italia (AFP/PIERO CRUCIATTI)

Penurunan jumlah kematian baru dalam sehari yang dilaporkan beberapa hari terakhir ternyata tidak signifikan. Italia menjadi semakin sadar bahwa lockdown nasional selama dua pekan yang diberlakukan pemerintah tidak juga membatasi penyebaran virus Corona.

"Hingga kita melihat angka-angka ini menurun, kita masih harus melanjutkan pengorbanan yang sangat sulit," ucap Wakil Kepala Dinas Perlindungan Sipil, Agostina Miozzo, merujuk pada langkah-langkah tegas membatasi pergerakan dan perjalanan publik Italia.

Sementara itu, dengan bertambahnya jumlah korban tewas melampaui 8 ribu orang, aliran jenazah korban membanjiri kota Bergamo, yang menjadi pusat penyebaran virus Corona di Italia bagian utara. Dilaporkan ada begitu banyak jenazah korban yang menumpuk karena menunggu giliran dikremasi.

Bahkan sejumlah jenazah terpaksa dikirimkan ke beberapa wilayah lain untuk dikremasi di krematorium setempat yang tidak terlalu sibuk. Seorang fotografer AFP melihat enam truk militer Italia yang digunakan untuk membawa peti-peti jenazah keluar dari kompleks pemakaman Bergamo pada Kamis (26/3) waktu setempat.

"Besarnya jumlah korban berarti krematorium Bergamo tidak akan bisa menanganinya sendiri," tutur Wali Kota setempat, Giorgio Gori, dalam pernyataannya.

Giorgio Gori menambahkan bahwa pihaknya baru saja menerima 113 guci berisi abu korban meninggal yang dikremasi di wilayah lain, awal pekan ini.


(nvc/tor)