Inggris Catat Kematian Corona Tertinggi Pertama, 100 Kasus dalam Sehari

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Jumat, 27 Mar 2020 03:24 WIB
Pemerintah Inggris memberlakukan lockdown selama tiga pekan untuk menangkal penyebaran virus Corona atau COVID-19. Setiap toko dan layanan jasa ditutup sementara, dengan warga dilarang untuk berkumpul.
Ilustrasi Situasi di Inggris saat Corona (Foto: Getty Images/Leon Neal)
Jakarta -

Inggris mencatat kasus kematian tertinggi pertama akibat virus Corona. Lebih dari 100 kematian dalam 24 jam terakhir.

Dilansir AFP, Jumat (27/3/2020) Inggris mencatat lebih dari 100 kematian akibat virus Corona dalam periode 24 terakhir pada Kamis (26/3) waktu setempat. Total 115 orang yang dinyatakan positif meninggal dunia akibat virus yang berasal dari China itu.

"Per pukul 5 sore, 25 Maret 2020, 578 pasien di Inggris yang dites positif virus Corona (COVID-19) telah meninggal," tulis laman resmi pemerintah Inggris, naik dari 436 pada hari Rabu (25/3) lalu.

Diketahui, sebanyak 15.000 kematian telah dilaporkan di seluruh Eropa pada Kamis (26/3) waktu setempat. Sebagian besar ada Italia sebanyak 8.165.

Kasus kematian terbanyak kedua ada di Spanyol yaitu 4.089. Diikuti oleh Prancis pada peringkat ketiga dengan 1.331 kasus.

(lir/lir)