Orang yang Sengaja Sebarkan Virus Corona Bisa Didakwa Terorisme di AS

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 26 Mar 2020 17:40 WIB
Jumlah pasien terinfeksi virus corona melonjak pesat di Amerika Serikat. Sejauh ini sebanyak 1.025 orang telah dinyatakan positif corona dan 28 lainnya meninggal dunia.
Ilustrasi (AP PHOTO)
Washington DC -

Sebuah memo Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) menyatakan bahwa individu-individu yang dengan sengaja menyebarkan virus Corona akan bisa didakwa atas terorisme.

Seperti dilansir CNN, Kamis (26/3/2020), hal itu disampaikan Wakil Jaksa Agung AS, Jeffrey Rosen, dalam memo kepada lembaga penegak hukum federal AS dan kantor-kantor jaksa AS pada Selasa (24/3) waktu setempat.

Disebutkan dalam memo itu bahwa setiap individu yang secara sengaja menyebarkan virus Corona atau COVID-19 akan dituduh melakukan tindak terorisme karena "memaparkan dan menulari orang lain secara disengaja".

Memo itu menyebutkan bahwa virus Corona "tampaknya memenuhi definisi hukum untuk 'agen biologis'". Menurut memo itu, tindakan secara sengaja menyebarkan virus Corona "berpotensi melibatkan undang-undang terkait terorisme".

"Ancaman atau upaya untuk menggunakan COVID-19 sebagai senjata terhadap warga Amerika tidak akan ditoleransi," tegas Rosen dalam memonya.

Selanjutnya
Halaman
1 2