9 Dokter Meninggal karena Virus Corona di Filipina, Rumah Sakit Kewalahan

Rita Uli Hutapea - detikNews
Kamis, 26 Mar 2020 16:22 WIB
Jumlah total kasus virus Corona atau Covid-19 di Korsel telah mencapai 7.513 kasus. Korsel pun terus berperang melawan Corona karena jumlah pasien terus bertambah.
Foto: Getty Images/Chung Sung-Jun
Manila -

Sembilan dokter telah meninggal di Filipina setelah terinfeksi virus corona. Rumah sakit-rumah sakit besar di negeri itu kini kewalahan menangani para pasien coronavirus. Paramedis juga mengeluhkan kurangnya perlindungan di garis depan.

Asosiasi Medis Filipina hari ini menyatakan bahwa seorang dokter telah meninggal karena virus corona. Dia menjadi dokter kesembilan yang meninggal karena penyakit mematikan ini.

Asosiasi menyatakan bahwa para pekerja medis tidak mendapatkan cukup perlindungan.

"Jika ini terserah saya, tes para petugas garis depan lebih dulu dan tes lagi mereka setelah tujuh hari. Para dokter sendiri bisa menjadi carrier (pembawa virus)," kata Benito Atienza, wakil presiden Asosiasi Medis Filipina seperti dikutip kantor berita AFP, Kamis (26/3/2020).

Sebelumnya pada Rabu (25/3), tiga rumah sakit besar di Manila mengumumkan bahwa mereka telah mencapai kapasitas penuh dan tak akan lagi menerima pasien baru coronavirus.

Pihak rumah sakit tersebut menyatakan bahwa ratusan staf medis saat ini tengah menjalani karantina mandiri selama 14 hari setelah diduga terpapar virus corona.

Sejauh ini, Filipina telah melaporkan 707 kasus coronavirus dengan 45 kematian dan 28 orang yang dinyatakan telah sembuh dan meninggalkan rumah sakit.

Kisah Penyintas Covid-19 di Filipina:

(ita/ita)