3.434 Orang Meninggal karena Corona, Spanyol Lampaui Angka Kematian China

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 26 Mar 2020 08:10 WIB
People line up to enter in a shop to buy supplies in Barcelona, Spain, Tuesday, March 17, 2020. Spain will mobilize 200 billion euros or the equivalent to one fifth of the countrys annual output in loans, credit guarantees and subsidies for workers and vulnerable citizens, Prime Minister Pedro Sanchez announced Tuesday. For most people, the new coronavirus causes only mild or moderate symptoms. For some, it can cause more severe illness, especially in older adults and people with existing health problems. (AP Photo/Emilio Morenatti)
Ilustrasi -- Petugas medis bersiap untuk menangani pasien virus Corona di Spanyol (AP Photo)
Madrid -

Jumlah korban meninggal akibat virus Corona atau COVID-19 di wilayah Spanyol bertambah menjadi 3.434 orang. Jumlah ini telah melampaui jumlah total korban meninggal di China daratan.

Seperti dilansir AFP, Kamis (26/3/2020), otoritas kesehatan Spanyol, pada Rabu (25/3) waktu setempat, mengumumkan 738 kematian baru dalam sehari. Dengan demikian, total jumlah korban meninggal akibat virus Corona di Spanyol sejauh ini mencapai 3.434 orang.

Jumlah tersebut melampaui jumlah total korban meninggal di China daratan yang sejauh ini mencapai 3.281 orang.

Ini berarti Spanyol kini berada di posisi kedua setelah Italia dengan korban meninggal terbanyak di dunia. Italia sejauh ini mengonfirmasi 7.503 orang meninggal dunia akibat virus Corona.

Total jumlah kasus virus Corona di Spanyol kini mencapai 47.610 kasus.

Pertambahan jumlah kasus ini membawa sistem medis Spanyol ke ambang kolaps. Negara ini tengah berjuang memerangi virus Corona dengan kekurangan pasokan medis untuk pemeriksaan, perawatan dan perlindungan para tenaga medis di garis terdepan. Jumlah kasus virus Corona di kalangan pekerja medis juga terus bertambah dan kini mencapai lebih dari 5.400 orang.

Salip China, Angka Kematian Akibat Corona di Spanyol Capai 3.434 Orang:

Selanjutnya
Halaman
1 2