Telepon Presiden Korsel, Trump Minta Bantuan Alat Tes Virus Corona

Rita Uli Hutapea - detikNews
Rabu, 25 Mar 2020 17:22 WIB
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memprediksi kasus corona di AS akan berakhir pada bulan Juli. Kok bisa?
Presiden AS Donald Trump (Foto: AP Photo)
Seoul -

Presiden Amerika Serikat Donald Trump meminta bantuan penyediaan alat tes virus corona dari Korea Selatan (Korsel). Permintaan itu disampaikan Trump dalam percakapan via telepon dengan Presiden Korsel Moon Jae-in.

"Presiden Amerika Serikat, Trump telah mengajukan permintaan kepada kita untuk penyediaan mendesak barang-barang karantina seperti alat diagnosa," kata Moon saat berkunjung ke pengembang alat tes corona di Seoul, Korsel seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (25/3/2020).

Dalam pernyataan terpisah, Blue House, Kepresidenan Korsel, menyatakan bahwa dalam percakapan telepon tersebut, Moon mengatakan pada Trump bahwa alat tes tersebut akan membutuhkan persetujuan dari FDA atau Badan Pengawasan Obat dan Makanan AS. Trump pun menjawab bahwa dirinya akan mendapatkan persetujuan tersebut segera.

"Jika ada surplus domestik, saya akan mendukung sebanyak mungkin," ujar Moon kepada Trump seperti disampaikan Blue House.

Tidak disebutkan berapa banyak alat tes corona yang akan diberikan. Juga tidak jelas apakah alat tes tersebut akan disumbangkan atau disediakan secara komersial.

Pihak Gedung Putih mengonfirmasi bahwa kedua pemimpin tersebut berbicara via telepon pada Selasa (24/3) waktu setempat. Namun Gedung Putih tidak menyebutkan apakah Trump mengajukan permintaan tersebut.

Korsel tadinya menjadi negara yang paling terdampak virus corona selain China. Namun kemudian, Korsel tampaknya berhasil mengendalikan wabah tersebut berkat pengujian besar-besaran dan upaya penelusuran kontak pasien corona.

Hingga Selasa (24/3) tengah malam waktu setempat, lebih dari 367 ribu orang di Korsel telah dites corona.

AS yang awalnya hanya melakukan sedikit tes, kini telah melaporkan sekitar 55 ribu kasus terkonfirmasi corona, atau yang terbanyak di dunia setelah China dan Italia.

Catet! Ini Waktu Berjemur yang Baik:

(ita/ita)