Bocah 13 Tahun Meninggal Akibat Virus Corona di Panama

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 24 Mar 2020 12:46 WIB
Italia jadi salah satu negara dengan jumlah kasus COVID-19 yang cukup tinggi di luar China. Petugas medis di negara itu bahu membahu rawat pasien virus corona.
Ilustrasi (AP Photo)

Direktur Epidemiologi Nasional Panama, Lourdes Moreno, menuturkan kepada wartawan bahwa lebih dari 8 individu dari 10 individu yang positif virus Corona kini ada dalam karantina rumah.

Diketahui bahwa virus Corona secara luas dipandang sebagai ancaman bagi warga lanjut usia (lansia) dan orang-orang dengan kondisi kesehatan kronis. Hanya ada satu kematian pasien di bawah usia 20 tahun yang tercatat di China pada Februari lalu. Tidak ada laporan kematian anak-anak di bawah usia 10 tahun akibat virus Corona.

Namun kasus meninggalnya bocah 13 tahun di Panama dan seorang bocah berusia 12 tahun yang menjadi pasien virus Corona dan dibantu ventilator di Georgia, Amerika Serikat (AS) memicu kewaspadaan.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) pekan lalu merilis statistik yang menunjukkan 38 persen pasien virus Corona yang dirawat di rumah sakit berusia antara 20-54 tahun. Menurut data CDC, sekitar 80 persen jumlah korban meninggal akibat virus Corona di AS berusia 65 tahun ke atas. Nyaris 44 ribu orang positif virus Corona di AS, dengan 557 orang meninggal dunia.


(nvc/ita)