Sehari 462 Orang Tewas karena Corona di Spanyol, Total Kematian 2.182 Orang

Rita Uli Hutapea - detikNews
Senin, 23 Mar 2020 19:03 WIB
People line up to enter in a shop to buy supplies in Barcelona, Spain, Tuesday, March 17, 2020. Spain will mobilize 200 billion euros or the equivalent to one fifth of the countrys annual output in loans, credit guarantees and subsidies for workers and vulnerable citizens, Prime Minister Pedro Sanchez announced Tuesday. For most people, the new coronavirus causes only mild or moderate symptoms. For some, it can cause more severe illness, especially in older adults and people with existing health problems. (AP Photo/Emilio Morenatti)
Petugas mengenakan pakaian pelindung di tengah pandemi virus Corona (AP Photo)
Madrid -

Jumlah kematian akibat virus corona di Spanyol telah bertambah menjadi 2.182 orang setelah 462 orang meninggal dalam waktu 24 jam.

Kementerian Kesehatan Spanyol mengumumkan angka tersebut hari ini seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (23/3/2020).

Angka kematian tersebut menunjukkan peningkatan 27 persen dibanding angka yang dirilis sehari sebelumnya. Adapun jumlah kasus terkonfirmasi coronavirus kini meningkat menjadi 33.089 orang di Spanyol, salah satu negara paling terdampak virus corona di dunia setelah China dan Italia.

Sebelumnya, Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez pada Minggu (22/3) waktu setempat mengumumkan rencana untuk memperpanjang keadaan darurat negara hingga 15 hari lagi, seiring meningkatnya kasus coronavirus di negeri itu.

Sanchez mengatakan bahwa dirinya berharap Parlemen akan menyetujui permintaannya untuk memperpanjang masa darurat negara, yang telah diterapkan selama sepekan lebih.

"Spanyol termasuk di antara negara yang paling terdampak di Eropa dan di dunia," ujar Sanchez seraya menambahkan bahwa yang terburuk masih akan datang.

Sebagai upaya meningkatkan respons Spanyol atas krisis kesehatan ini, Sanchez mengumumkan produksi nasional untuk masker, ventilator dan alat tes corona.

(ita/nvc)