34 Ribu Orang Terinfeksi Virus Corona di AS, 413 Orang Meninggal

ADVERTISEMENT

34 Ribu Orang Terinfeksi Virus Corona di AS, 413 Orang Meninggal

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 23 Mar 2020 13:11 WIB
The Manhattan bridge is seen in the background of a flashing sign urging commuters to avoid gatherings, reduce crowding and to wash hands in the Brooklyn borough of New York, on Thursday, March 19, 2020. In a matter of days, millions of Americans have seen their lives upended by measures to curb the spread of the new coronavirus. For most people, the new coronavirus causes only mild or moderate symptoms. For some it can cause more severe illness. (AP Photo/Wong Maye-E)
Warga New York diimbau menghindari acara berkumpul di tengah pandemi virus Corona (AP Photo/Wong Maye-E)
Washington DC -

Jumlah kasus virus Corona di wilayah Amerika Serikat (AS) terus bertambah dan kini telah melampaui 34 ribu kasus. Lebih dari 410 orang meninggal dunia akibat virus yang ditetapkan sebagai pandemi global ini.

Seperti dilansir CNN, Senin (23/3/2020), penghitungan terbaru menyatakan sedikitnya 34.276 kasus virus Corona terkonfirmasi di seluruh 50 negara bagian AS, ditambah District of Columbia, wilayah Guam, Puerto Rico dan US Virgin Islands.

Penambahan kasus di AS ini cukup drastis karena terjadi hanya jangka waktu 2 bulan sejak kasus pertama dilaporkan di AS pada 21 Januari lalu. Dengan jumlah total lebih dari 34 ribu kasus, kini AS menjadi negara ketiga -- setelah China dan Italia -- dengan jumlah kasus terbanyak di dunia.

Jumlah total itu terdiri atas 46 kasus dari orang-orang yang dipulangkan dari kapal pesiar Diamond Princess yang sempat dikarantina di Jepang, kemudian 21 kasus lainnya dari kapal pesiar Grand Princess yang berlabuh di California dan tiga kasus dari orang-orang yang dipulangkan dari kota Wuhan, China.

Sisanya sebanyak 34.206 kasus tersebar di puluhan negara bagian dan wilayah AS lainnya.

Dengan jumlah terbanyak ada di New York yang melaporkan nyaris 17 ribu kasus. Otoritas New York telah memberlakukan lockdown sejak Minggu (22/3) malam dalam upaya membatasi penyebaran virus Corona. Namun diperkirakan jumlah kasusnya akan bertambah karena lebih banyak orang yang menjalani pemeriksaan.

Harvey Weinstein Positif Terinfeksi Virus Corona:

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT