Sementara kematian di seluruh dunia mencapai angka 8.000 dan lebih banyak kematian tercatat di Eropa. Di mana menjadi episentrum virus COVID-19 itu di luar China.
"Virus Corona ini memberikan ancaman kepada kita, yang mana belum pernah terjadi sebelumnya," kata Tedros Adhanom Ghebreyesus kepada wartawan melalui teleconference di Jenewa, seperti dilansir AFP, Kamis (19/3/2020).
Tedros menekankan perlunya negara-negara di dunia "Bersatu melawan musuh bersama: musuh terhadap umat manusia".
Di Afrika hanya tercatat 233 kasus dan 4 kematian. Di mana menjadikan benua itu wilayah yang paling tidak berpengaruh. Namun Tedros mengingatkan situasi bisa berubah dengan cepat.
"DI negara-negara lain kita melihat bagaimana sebenarnya virus itu berakselerasi setelah titik kritis tertentu. Jadi saran terbaik untuk Afrika adalah bersiap terhadap hal yang terburuk dan bersiaplah hari ini," katanya.
"Afrika harus bangun," pungkasnya.
(lir/lir)











































