2 Bom Meledak di Luar Kantor Pemerintah Thailand, 20 Orang Luka-luka

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 17 Mar 2020 17:15 WIB
Thai crime scene investigators inspect the site of a bomb explosion in Yala, southern Thailand, Tuesday, March 17, 2020. Bombers attacked a major government office in Thailands insurgency-plagued far south as hundreds of local officials and Muslim clerics met Tuesday to discuss fighting COVID-19. (AP Photo)
Kondisi di lokasi ledakan bom di Yala, Thailand bagian selatan (AP Photo)
Bangkok -

Dua bom meledak di luar sebuah kantor pemerintahan Thailand di Provinsi Yala. Sedikitnya 20 orang mengalami luka-luka akibat ledakan itu.

Seperti dilansir Associated Press dan Reuters, Selasa (17/3/2020), ledakan bom ini terjadi di luar kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Perbatasan Selatan (SBPAC) saat ratusan pejabat setempat dan para ulama muslim menggelar pertemuan untuk membahas upaya-upaya memerangi virus Corona atau COVID-19.

SBPAC merupakan sebuah lembaga pemerintah Thailand yang mengawasi pemerintahan tiga provinsi mayoritas Melayu-Muslim -- Narathiwat, Pattani dan Yala -- di Thailand bagian selatan.

Rumah Sakit Yala melaporkan 20 orang mengalami luka-luka akibat ledakan bom itu. Namun menurut juru bicara SBPAC, Kolonel Pramote Prom-in, tidak ada korban yang mengalami luka parah.

"Bom pertama merupakan sebuah granat yang dilemparkan ke area di luar pagar kantor SBPC untuk memancing orang-orang keluar," sebut Pramote dalam pernyataannya. "Kemudian sebuah bom mobil, yang berjarak 10 meter dari lokasi ledakan pertama, meledak. Ledakan ini berasal dari sebuah truk pikap yang diparkirkan oleh pelaku di dekat pagar," imbuhnya.

Ledakan pertama dan ledakan kedua disebut berjarak sekitar 10 menit. Ledakan kedua disebut terjadi saat orang-orang keluar gedung untuk mencari tahu apa yang terjadi usai ledakan pertama mengguncang.

Selanjutnya
Halaman
1 2