Trump Prediksi Pandemi Corona di AS Akan Berakhir Bulan Juli

Dwi Andayani - detikNews
Selasa, 17 Mar 2020 04:13 WIB
President Donald Trump, accompanied by Dr. Anthony Fauci, director of the National Institute of Allergy and Infectious Diseases, left, and Vice President Mike Pence, right, speaks during a news conference about the coronavirus in the Rose Garden at the White House, Friday, March 13, 2020, in Washington. (AP Photo/Alex Brandon)
Foto: AP Photo/Alex Brandon
Amerika -

Kasus Corona masih meningkat diberbagai negara. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memprediksi kasus corona di AS akan berakhir pada bulan Juli.

Diansir AFP, Selasa (17/3/2020) pernyataan ini disampaikan Trump saat ditanya berapa lama wabah virus Corona yang menyerang AS akan berlangsung. Trump mengatakan, jika penanganan dilakukan dengan baik maka akan bekahir pada Juli atau Agustus.

"Jadi bagi saya tampaknya, jika kita melakukan pekerjaan yang sangat baik ... orang-orang membicarakan tentang Juli, Agustus, sesuatu seperti itu," kata Trump.

"Jadi itu bisa jadi benar pada periode waktu itu di mana, kataku, sudah lewat." sambungnya.

Trump meminta warga Amerika untuk dapat membatasi pertemuan dengan jumlah orang yang banyak, baik di dalam maupun luar ruangan. Trump mengatakan AS saat ini mungkin menuju resesi karena adanya virus Corona.

Diketahui, sebelumnya dalam Trump sudah mengumuman situasi 'darurat nasional' terkait wabah virus Corona. Dengan hal ini, Trump berarti mengizinkan pencairan dana federal sebesar nyaris US$ 50 miliar atau setara Rp 725,8 triliun, untuk disalurkan ke negara-negara bagian yang terdampak wabah ini.

(dwia/dwia)