Cegah Penyebaran Corona, Rusia Tutup Perbatasan dengan Polandia-Norwegia

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 14 Mar 2020 17:46 WIB
Medical workers walk to an ambulance at a hospital in Moscow, Russia, Friday, March 13, 2020. Starting from early March, Moscow authorities have been sending people who traveled to countries most affected by the coronavirus epidemic and came back with flu-like symptoms to a new hospital on the outskirts of the city. For most people, the new coronavirus causes only mild or moderate symptoms, such as fever and cough. For some, especially older adults and people with existing health problems, it can cause more severe illness, including pneumonia. (Sergey Vedyaschkin, Moscow News Agency photo via AP)
Penanganan wabah virus Corona di Rusia (Sergey Vedyaschkin, Moscow News Agency photo via AP)
Moskow -

Otoritas Rusia akan menutup perbatasan darat dengan Polandia dan Norwegia dalam upaya membatasi penyebaran virus Corona yang kini merajalela di kawasan Eropa. Setiap warga negara asing (WNA) dilarang masuk ke Rusia melalui perlintasan perbatasan di kedua negara tersebut.

Seperti dilansir AFP, Sabtu (14/3/2020), penutupan perbatasan darat itu dengan Polandia dan Norwegia itu diumumkan oleh Perdana Menteri (PM) Mikhail Mishustin.

Ditegaskan Mishustin bahwa penutupan perbatasan darat itu bertujuan untuk menghalangi masuknya WNA ke wilayah Rusia di tengah semakin merebaknya wabah virus Corona. Penutupan perbatasan akan mulai dilakukan pada Sabtu (14/3) tengah malam waktu setempat.

Langkah ini, sebut Mishustin, akan berlaku bagi seluruh WNA 'untuk tujuan profesional, privat, studi atau wisata'.

Mishustin menambahkan bahwa langkah itu tidak berlaku untuk warga Belarusia, anggota delegasi resmi dan warga Rusia sendiri.

Rusia diketahui memiliki perbatasan darat pendek dengan Polandia, tepatnya di wilayah Kaliningrad dan perbatasan darat di timur jauh dengan Norwegia yang membentang sepanjang 200 kilometer.

Secara keseluruhan, diketahui bahwa wilayah Rusia berbatasan langsung dengan 14 negara, termasuk China. Otoritas Rusia telah menutup perbatasan darat dengan China dan membatasi jumlah kedatangan dari Iran dan Korea Selatan (Korsel).

Yang terbaru, otoritas Rusia juga berencana mengurangi jumlah penerbangan dari dan ke negara-negara anggota Uni Eropa untuk menangkal virus Corona. Sejauh ini, otoritas Rusia telah mengonfirmasi 45 kasus virus Corona di wilayahnya.

Tonton juga COVID-19 di Indonesia: 5 Pasien Meninggal, 8 Sembuh :

[Gambas:Video 20detik]



(nvc/jbr)