Mundur dari Persaingan Capres Demokrat, Bloomberg Dukung Biden Lawan Trump

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Kamis, 05 Mar 2020 03:29 WIB
Michael Bloomberg is considering a 2020 White House run as a Democrat, but its unclear whether that party would see the billionaires candidacy in a positive light AFP/JOSH EDELSON
Read more at https://www.channelnewsasia.com/news/world/ex-ny-mayor-bloomberg-once-again-mulling-white-house-bid-10730586
Michael Bloomberg Foto: AFP/JOSH EDELSON
Jakarta -

Taipan Amerika Serikat (AS) Michael Bloomberg mundur dari persaingan pemilihan presiden Partai Demokrat dan mengunggulkan kandidat lainya, Joe Biden. Dia mendukung Biden dengan tujuan tetap, yaitu mengalahkan Donald Trump.

"Tiga bulan yang lalu, saya memasuki persaingan bagi presiden untuk mengalahkan Donald Trump. Hari ini, saya meninggalkan persaingan dengan alasan yang sama, untuk mengalahkan Donald Trump-karena jelas bagi saya bahwa bertahan akan membuat pencapaian tujuan itu menjadi lebih sulit," kata Bloomber dalam sebuah pernyataan yang dilansir oleh kantor berita AFP, Kamis (5/3/2020).

Mantan Wali Kota New York itu menghabiskan lebih dari USD 500 juta untuk kampanye, sebagian besar untuk kampanye iklan besar-besaran, tetapi gagal memenangkan salah satu dari 14 negara bagian yang ditawarkan.

Usai mengundurkan diri persaingan, Bloomberg memutuskan mendukung kandidat lainya yaitu Joe Biden. Dia menilai Biden memiliki kapasitas terbaik dan orang hebat.

"Mengalahkan Trump dimulai dengan bersatu di belakang kandidat dengan kapasitas terbaik untuk melakukannya. Jelas bahwa itu adalah teman saya dan seorang Amerika yang hebat, @JoBiden," ujar Bloomberg.

"Saya sudah mengenal Joe sejak lama. Saya tahu kesopanannya, kejujurannya, dan komitmennya terhadap masalah yang sangat penting bagi negara kami-termasuk keselamatan senjata, perawatan kesehatan, perubahan iklim, dan pekerjaan yang baik," tambahnya.

Bloomberg mengatakan dia "sangat bangga" dengan kampanyenya, tetapi menjadi jelas bahwa bertahan dalam persaingan akan membuat mencapai tujuan mengalahkan Trump lebih sulit.

Bloomberg, yang secara teratur diserang oleh Trump sebagai "Mini Mike," selama kampanye singkatnya, memuji komitmennya untuk memerangi perubahan iklim dan kontrol senjata.

(rfs/rfs)