International Updates

Kasus Baru Virus Corona di China Merosot, Korut Luncurkan 2 Rudal

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 02 Mar 2020 20:26 WIB
Wuhan di Provinsi Hubei merupakan kota yang menjadi pusat penyebaran virus corona. Hingga kini kota tersebut masih dikunci akibat virus yang menewaskan 2.364 jiwa di seluruh dunia.
Ilustrasi -- Penanganan pasien virus corona di China (AP Photo)
Jakarta -

Virus corona dilaporkan telah menyebar ke sedikitnya 70 negara dan menewaskan lebih dari 3 ribu orang. Seorang anggota dewan penasihat pemimpin tertinggi Iran dilaporkan meninggal dunia usai terinfeksi virus yang berasal dari China ini.

Hingga Senin (2/3) waktu setempat, total korban meninggal akibat virus corona secara global dilaporkan mencapai 3.056 orang.

Sekitar 2.912 orang di antaranya meninggal akibat virus corona di wilayah China daratan. Sisanya, sebanyak 144 orang dilaporkan meninggal dunia di sedikitnya 11 negara dan wilayah lainnya. Jumlah korban meninggal terbanyak ada di Iran dengan 66 orang, Italia dengan 34 orang dan Korea Selatan (Korsel) dengan 22 orang.

Untuk jumlah total kasus virus corona secara global, saat ini dilaporkan mencapai 89.770 kasus yang tersebar di sedikitnya 70 negara atau wilayah termasuk Indonesia.

Di China daratan, jumlah total kasus virus corona sejauh ini mencapai 80.026 kasus. Jumlah kasus virus corona di luar China daratan dilaporkan mencapai 9.744 kasus.

Kasus terbanyak di luar China ada di Korsel dengan 4.335 kasus, kemudian Italia dengan 1.694 kasus dan Iran dengan 1.501 kasus. Indonesia diketahui baru saja melaporkan dua kasus virus corona untuk pertama kalinya.

Berikut berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom hari ini:

- Jumlah Kasus Baru Corona di China Merosot, Wuhan Tutup 1 RS Darurat

Otoritas kota Wuhan di China, yang menjadi awal mula wabah virus corona, dilaporkan menutup salah satu rumah sakit (RS) darurat yang dibangun khusus untuk menangani pasien virus tersebut. Penutupan ini dilakukan seiring laporan penurunan drastis jumlah kasus baru di kota dan provinsi yang menjadi pusat wabah ini.

Seperti dilaporkan televisi nasional China, CCTV dan dilansir Reuters, Senin (2/3/2020), otoritas kesehatan China melaporkan penurunan drastis untuk jumlah kasus-kasus baru di kota Wuhan dan di Provinsi Hubei dalam beberapa waktu terakhir.

Otoritas Provinsi Hubei, pada Senin (2/3) waktu setempat, melaporkan kurang dari 200 kasus baru untuk pertama kalinya sejak Januari lalu. Data dari Komisi Kesehatan Nasional China (NHC) melaporkan adanya 196 kasus baru di Provinsi Hubei sepanjang Minggu (1/3) waktu setempat. Jumlah itu menurun tajam dari angka 570 kasus baru sehari sebelumnya dan menjadi angka terendah sejak 24 Januari lalu.

Penurunan tajam ini dipicu oleh tren menurunnya jumlah kasus baru di kota Wuhan, di mana virus corona pertama muncul pada Desember 2019. Otoritas kota Wuhan -- ibu kota Provinsi Hubei -- melaporkan adanya 193 kasus baru yang merupakan angka terendah sejak 26 Januari lalu.

Secara nasional, NHC melaporkan adanya 202 kasus baru di wilayah China daratan pada awal pekan ini. Jumlah itu tercatat sebagai yang terendah sejak 22 Januari lalu. Di luar Provinsi Hubei, dilaporkan 'hanya' ada enam kasus baru virus corona, yang merupakan jumlah terendah sejak bulan lalu.

Sejauh ini, total 80.026 kasus virus corona terkonfirmasi di wilayah China daratan.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3