Pakistan Setop Penerbangan ke Iran karena Corona, ke China Tetap Beroperasi

Rita Uli Hutapea - detikNews
Jumat, 28 Feb 2020 17:47 WIB
Korban meninggal akibat virus corona di Iran bertambah menjadi 15 orang. Untuk mengantisipasi bertambahnya korban, Iran melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah lokasi.
Foto: AP/Ebrahim Noroozi
Islamabad -

Otoritas Pakistan telah menghentikan semua penerbangan ke Iran dan menutup perbatasan darat dengan negara tetangganya itu. Ini dilakukan setelah Pakistan mendeteksi dua kasus virus corona di negara tersebut. Kedua orang yang terinfeksi corona itu adalah orang yang baru-baru ini bepergian ke Iran.

Namun penerbangan dari dan ke China yang menjadi pusat wabah virus corona, dan Afghanistan yang juga mendeteksi kasus pertamanya pekan ini, tetap beroperasi, dan perbatasan darat mereka dengan Pakistan juga tetap dibuka.

"Divisi Penerbangan telah memutuskan untuk menghentikan semua penerbangan langsung antara Pakistan dan Iran," kata juru bicara otoritas penerbangan sipil, Abdul Sattar Khokhar seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (28/2/2020).



Tak ada maskapai Pakistan yang beroperasi antara kedua negara tersebut, yang artinya keputusan ini berdampak pada tiga maskapai Iran -- Iran Air, Mahan Air dan Taban Air.

Virus corona ini telah menewaskan setidaknya 2.856 orang dan menginfeksi lebih dari 83.000 orang di seluruh dunia, dengan semakin banyak kasus baru dilaporkan setiap hari.

Penularan saat ini telah melambat di China, yang memiliki hampir 2.800 kematian dari hampir 79.000 kasus corona.

Selanjutnya
Halaman
1 2