Dalam Sehari Ada 505 Kasus Baru Corona di Korsel, Lebih Banyak dari China

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 27 Feb 2020 18:46 WIB
Workers wearing protective gears spray disinfectant as a precaution against the coronavirus at a shopping street in Seoul, South Korea, Thursday, Feb. 27, 2020. The new illness persists in the worst-hit areas and spreads beyond borders. (AP Photo/Ahn Young-joon)
Para petugas menyemprotkan disinfektan di pertokoan yang ada di Seoul untuk mencegah wabah virus corona (AP Photo/Ahn Young-joon)
Seoul -

Otoritas Korea Selatan (Korsel) kembali melaporkan tambahan 171 kasus baru virus corona di wilayahnya. Ini berarti, total 505 kasus baru dilaporkan otoritas Korsel dalam 24 jam terakhir.

Seperti dilansir kantor berita Yonhap News Agency, Kamis (27/2/2020), jumlah 505 kasus baru di Korsel ini menjadi angka harian tertinggi di negara tersebut dan melampaui jumlah kasus baru di wilayah China daratan yang mencapai 433 kasus dalam sehari.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korsel (KCDC) melaporkan total 1.766 kasus virus corona terkonfirmasi di negara tersebut.

Jumlah korban meninggal sejauh ini mencapai 13 orang, dengan satu pasien berusia 75 tahun meninggal dunia akibat gagal pernapasan pada Kamis (27/2) pagi.

Sekitar 46 persen dari total kasus virus corona di Korsel terkait dengan sebuah sekte keagamaan di kota Daegu. Pasien 75 tahun yang meninggal hari ini juga disebut terkait sekte bernama Gereja Shincheonji Yesus, yang dilaporkan memiliki lebih dari 200 ribu pengikut.

Kebanyakan kasus virus corona di Korsel diketahui merupakan kasus penularan masyarakat atau community spread. Dengan hanya 2,1 persen dari total kasus, atau sekitar 33 kasus yang terkait dengan orang-orang yang baru bepergian ke luar negeri atau melakukan kontak dengan pasien lain yang positif virus corona.

Tonton juga Ujian Akhir Kuliah di Korsel Ditunda Gegara Virus Corona :

Selanjutnya
Halaman
1 2