PM Jepang Minta Semua Sekolah Diliburkan Gegara Wabah Corona

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 27 Feb 2020 18:04 WIB
Japans Prime Minister Shinzo Abe attends the upper house parliamentary session after reports on North Koreas missile launches, in Tokyo, Japan, March 6, 2017.REUTERS/Issei Kato
Shinzo Abe (REUTERS/Issei Kato)
Tokyo -

Perdana Menteri (PM) Jepang, Shinzo Abe, menyatakan pemerintahannya akan meminta seluruh sekolah di negara tersebut untuk meliburkan kegiatan belajar-mengajar demi mencegah penyebaran virus corona. Seluruh sekolah di Jepang akan diliburkan mulai 2 Maret mendatang.

"Pemerintah mempertimbangkan kesehatan dan keselamatan anak-anak di atas segala," ujar PM Abe dalam rapat satuan tugas pemerintah untuk mengatasi penyebaran virus corona atau Covid-19, seperti dilansir Reuters, Kamis (27/2/2020).

Permintaan untuk meliburkan kegiatan belajar-mengajar itu berlaku untuk Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama hingga Sekolah Menengah Atas di seluruh wilayah Jepang. Sekolah-sekolah itu akan diliburkan mulai 2 Maret hingga liburan musim semi, yang jatuh antara antara Maret ke April.

Otoritas Jepang sejauh ini telah mengonfirmasi 189 kasus virus corona di wilayahnya, dengan empat orang meninggal dunia.

Jumlah itu terpisah dengan total 705 kasus virus corona yang berasal dari sebuah kapal pesiar bernama Diamond Princess yang sempat dikarantina selama dua pekan di pelabuhan Yokohama, Jepang.

Sejauh ini, total 8 orang meninggal dunia akibat virus corona di Jepang, termasuk empat penumpang kapal pesiar Diamond Princess.

Tonton juga Pemerintah Akan Observasi WNI dari Kapal Pesiar Jepang Selama 28 Hari :

Selanjutnya
Halaman
1 2