Round-Up

Isu Khianat Iringi Pengunduran Diri Mahathir Mohamad

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 25 Feb 2020 09:39 WIB
Mahathir Mohamad (thestar.com.my)
Mahathir Mohamad (Foto: thestar.com.my)
Kuala Lumpur -

Pengunduran diri Mahathir Mohamad sebagai Perdana Menteri (PM) Malaysia diiringi isu pengkhianatan. Adalah Anwar Ibrahim yang mengembuskan isu pengkhianatan itu sebab ada kesepakatan yang dinodai soal transisi kekuasaan yang disepakati sebelum Pemilu 2018.

Mahathir mengirimkan surat pengunduran dirinya sebagai PM kepada Raja Yang di-Pertuan Agong Al-Sultan Abdullah Ri'ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah, Senin (24/2020). Kantor PM Malaysia mengonfirmasi mengenai pengunduran diri Mahathir.

"Tun Dr Mahathir bin Mohamad telah menghantar surat peletakan jawatan sebagai Perdana Menteri Malaysia hari ini. Surat tersebut telah dihantar kepada YDP Agong pada jam 1 tengahhari," demikian postingan di akun Twitter Mahathir.

Mahathir kemudian menemui Yang di-Pertuan Agong Sultan Abdullah Sultan Ahmad Shah di Istana Negara di Kuala Lumpur, Malaysia. Namun Mahathir tak memberikan pernyataan apapun setelah pertemuan tersebut.

Seperti dilansir media lokal Malaysia, The Star, pertemuan Mahathir dengan Raja Malaysia berakhir sekitar pukul 18.20 waktu setempat tersebut. Dilaporkan sebelumnya bahwa Mahathir tiba di Istana Negara pada pukul 16.40 waktu setempat.

Laporan The Star menyebut Mahathir hanya tersenyum dan melambaikan tangan ke arah wartawan saat meninggalkan Istana Negara. Tidak diketahui secara jelas apa saja yang dibahas dalam pertemuan itu, tentunya selain pengunduran diri Mahathir.

Simak Video "Suhu Politik di Malaysia Memanas"

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4 5