Ini yang Bisa Terjadi Setelah PM Mahathir Mengundurkan Diri

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 24 Feb 2020 18:10 WIB
Mahathir Mohamad (thestar.com.my)
Mahathir Mohamad (thestar.com.my)
Kuala Lumpur -

Raja Malaysia, Yang di-Pertuan Agong, Sultan Abdullah Sultan Ahmad Shah, harus menunjuk seorang Perdana Menteri (PM) baru untuk Malaysia dari kalangan anggota Dewan Rakyat usai pengunduran diri yang diajukan Mahathir Mohamad.

Seperti dilansir media lokal Free Malaysia Today, Senin (24/2/2020), mantan hakim terkemuka Malaysia, Gopal Sri Ram mengatakan bahwa langkah-langkah yang mungkin diambil oleh Sultan Abdullah sebagai kepala negara Malaysia diatur dalam konstitusi negara tersebut.

"Penunjukan itu atas kebijakan beliau sendiri dan tidak bisa ditantang di pengadilan," kata Sri Ram dalam pernyataannya.

Pasal 43 ayat 2a Konstitusi Federal Malaysia menyatakan bahwa Raja Malaysia menunjuk Perdana Menteri dari anggota Dewan Rakyat yang, menurut penilaiannya, mampu untuk memimpin kepercayaan mayoritas.

Sri Ram menyatakan bahwa PM yang ditunjuk Raja Malaysia kemudian akan membentuk sebuah kabinet untuk menjalankan pemerintahannya.

"Sebaiknya, Perdana Menteri segera pergi ke parlemen dan menggelar voting mosi kepercayaan," ujarnya. "Jika dia menang dalam voting, dia akan tetap menjabat dengan anggota kabinetnya," imbuh Sri Ram.

Simak juga video Suhu Politik di Malaysia Memanas:

Selanjutnya
Halaman
1 2